Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: libraries/General.php
Line Number: 87
Backtrace:
File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler
File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular
File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once
Melemahnya penjualan mobil nasional mengikuti indikator konsumsi, seperti IKK, deflasi secara bulanan, dan Indeks PMI manufaktur yang terkoreksi.
Dari mancanegara, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) di tingkat konsumen AS pada September 2024 melambat ke level 2,4 persen (yoy), dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,5 persen, sekaligus menjadi yang terendah sejak Februari 2021.
Meskipun inflasi lebih lambat, namun rilis tersebut masih di atas ekspektasi pasar sebesar 2,3 persen, yang masih di atas ekspektasi memberikan kecemasan akan jumlah pemangkasan suku bunga pada FOMC November dan Desember mendatang.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp15.631 per Dolar AS
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 276,70 poin atau 0,70 persen ke level 39.657,60, indeks Shanghai melemah 22,48 poin atay 0,68 persen ke level 3.279,43, dan indeks Straits Times menguat 12,05 poin atau 0,34 persen ke 3.597,34.
Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi (11/10) meningkat 17 poin atau 0,11 persen menjadi Rp15.661 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.678 per dolar AS.