Wamen Investasi: Danantara Mitra Strategis Kementerian Investasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2025, 14:46
thumbnail-author
Akbar Mubarok
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Kamis (27/2/2025). Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Kamis (27/2/2025). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menyatakan bahwa Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) adalah mitra strategis bagi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

"Jadi memang ke depannya Danantara itu akan benar-benar mitra strategis dengan kementerian kami, Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Ke depannya kita akan coba ikut meng-guidance Danantara itu sendiri untuk bagaimana kita melihat investasi hilirisasi strategis mana saja yang akan kita masuk," ujar Todotua, Kamis 27 Febuari 2025.

Baca Juga : Hashim: Danantara Gagasan Orang Tua Kami

Menurutnya, secara prinsip Danantara berfungsi sebagai konsolidasi investasi dalam bentuk sovereign wealth fund.

"Secara prinsip Danantara itu adalah konsolidasi investasi dalam bentuk sovereign wealth fund. Artinya memang tujuan utama dalam pembentukan Danantara itu, Presiden RI mengharapkan bahwa ke depannya kita punya independensi dalam hal berinvestasi dan ini investasi apa aja, khususnya investasi dalam konteks hilirisasi," katanya.

Wakil Menteri Investasi juga menyampaikan bahwa pada tahun pertama, Danantara akan fokus pada konsolidasi internal.

Baca Juga: Prabowo Pacu Percepatan Hilirisasi Industri Lewat Danantara

"Pada tahun pertama ini, langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal Danantara, Selain itu, kami akan mengidentifikasi proyek strategis yang tidak hanya berkaitan dengan investasi, tetapi juga berfokus pada hilirisasi, kami juga berharap keberadaan BUMN dapat berkontribusi dalam proyek-proyek strategis nasional," ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa sejumlah kebijakan strategis pemerintah yang baru diluncurkan, termasuk Badan Pengelola Investasi Danantara dan Bank Emas, merupakan bagian dari upaya menuju kemandirian ekonomi.

Dengan total aset lebih dari 900 miliar dolar AS, pembentukan Danantara bertujuan untuk mempercepat pengembangan industri hilirisasi.

Baca Juga : Istana Minta Masyarakat Nantikan Manfaat Kehadiran Danantara

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam dan produksi nasional secara signifikan, bahkan hingga puluhan atau ratusan kali lipat.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan potensi yang sangat besar, tetapi pengelolaannya harus dilakukan dengan lebih cerdas, teliti, hati-hati, dan transparan.

(Sumber: Antara)

x|close