Ntvnews.id, Jakarta - Pacific Caesar Surabaya telah memutuskan untuk melepas center asing mereka, Chrishon Reydell Briggs, sebagai bagian dari upaya pembenahan tim yang saat ini berada di peringkat ke-12 dari total 14 peserta Indonesian Basketball League (IBL) 2025.
Sebelumnya, tim yang diasuh oleh Dhimaz Anis Setiaputra ini juga telah melepas pemain Alioune Tew, yang kemudian digantikan oleh AJ Bramah. Namun, hingga saat ini, manajemen belum mengumumkan pengganti untuk posisi yang ditinggalkan oleh Briggs.
Briggs merupakan pemain asing pertama yang diperkenalkan oleh Pacific Caesar pada off-season lalu. Dalam sembilan pertandingan yang telah dilakoninya, pemain berusia 30 tahun dengan tinggi 1,95 meter ini mencatat rata-rata 14,2 poin per gim, 6 rebound, 3,9 assist, dan 1,3 steal.
Baca juga: Rajawali Medan Rekrut Jawara IBL 2023 Sebagai Asisten Pelatih
Persentase tembakan keseluruhannya mencapai 39,8 persen, dengan 71,2 persen dari garis lemparan bebas. Meskipun demikian, manajemen menilai performa Briggs belum memenuhi harapan tim.
Pergantian ini juga merupakan respons klub setelah kedatangan AJ Bramah, yang ternyata bukanlah center murni yang dapat melapis peran Briggs pasca kepergian Alioune Tew. Oleh karena itu, klub merasa perlu mencari center murni untuk menjaga area pertahanan.
Dalam sembilan laga terakhir, Pacific Caesar Surabaya hanya meraih satu kemenangan dan menelan delapan kekalahan, sehingga mereka kini mengantongi 10 poin.
Pelatih Dhimaz Anis Setiaputra sebelumnya telah menyoroti buruknya eksekusi permainan timnya, terutama setelah kekalahan tipis dari Bima Perkasa Jogja dengan skor 85-83. Ia menekankan pentingnya mengikuti rencana permainan dan menghindari keputusan terburu-buru dalam menembak.
Keputusan untuk melepas Briggs diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim. Penggemar dan pendukung Pacific Caesar Surabaya menantikan langkah selanjutnya dari manajemen dalam memperkuat skuad mereka untuk sisa musim IBL 2025.
(Sumber: Antara)