Ntvnews.id
Vatikan menyampaikan melalui media sosial X bahwa kondisi Paus terus membaik.
Hasil pemindaian sinar X pada paru-parunya menunjukkan perkembangan yang normal dari peradangan yang sebelumnya dialami. Sementara itu, hasil tes darah terbaru juga menunjukkan kondisi yang positif.
Gagal ginjal ringan yang sempat dikhawatirkan kini telah terkendali, sehingga Paus Fransiskus dapat kembali menjalankan beberapa tugas pada sore hari. Namun, pihak medis tetap memantau kesehatannya dengan ketat.
Baca juga: Menag Do'akan Kesembuhan Paus Fransiskus yang Sedang Dirawat di RS Gemelli Roma
Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, telah menjalani perawatan di rumah sakit sejak 14 Februari untuk mengatasi pneumonia ganda.
Pada Minggu, 23 Februari 2025, Vatikan mengumumkan bahwa Paus telah menerima transfusi darah guna meningkatkan kadar hemoglobinnya.
Di hari yang sama, menurut laporan Vatican News, Paus mengikuti misa di apartemennya di Rumah Sakit Gemelli bersama para dokter dan perawat yang menangani perawatannya.
Fransiskus terpilih sebagai Paus pada 2013 di usia 76 tahun, menggantikan Paus Benediktus XVI. Ia memilih nama Fransiskus sebagai penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Assisi, yang dikenal dengan sumpah kaul kemiskinan dan pengabdiannya kepada orang miskin.
(Sumber: Antara)