Ntvnews.id, Jakarta - Aktor Will Smith diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pemain biola Brian King Joseph. Tak tinggal diam, Brian memutuskan untuk menggugat Will Smith sebelum tahun 2026.
Informasi tersebut terungkap melalui dokumen pengadilan yang diperoleh oleh Fox News Digital. Dimana Brian King Joseph menuding Will Smith bersama tim manajemennya di Treyball Studios Management, Inc., sengaja melakukan grooming atau manipulasi terhadap dirinya demi tujuan eksploitasi seksual.
Adapun kronologi dugaan pelecahan tersebut terjadi saat Brian King Joseph tampil bersama Will Smith pada Desember 2024 lalu, tak lama kemudian Will Smith mengajak Brian King bergabung dan ikut serta dalam rangkaian tur dunianya yang bertajuk Based On A True Story Tour 2025.
Dalam isi gugatannya, Brian menjelaskan bahwa hubungannya dengan Will Smith menjadi lebih intens dan ia sempat bergabung dalam beberapa project lagi terbarunya.
"Smith dan Penggugat mulai sering menghabiskan waktu berdua. Smith bahkan sempat berkata, 'Kau dan aku punya ikatan yang spesial, yang tidak aku rasakan dengan siapa pun,' serta pernyataan-pernyataan serupa yang menunjukkan kedekatan mereka," bunyi dokumen tersebut, dikutip dari Fox News, 2 Januari 2026.
Kemudian hal itu berlanjut di Maret 2025, dimana Brian yang sedang menempati kamar yang dipesan oleh Will Smith, dimana aksesnya sangat terbatas. Lantas ia menaruh kunci kamar dalam tas dan disimpan dalam mobil jemputan kru.
Saat masuk ke dalam kamar, Brian merasa adanya orang asing yang masuk ke kamarnya tanpa izin.
"Di sana ditemukan bukti berupa surat tulisan tangan yang ditujukan kepada Penggugat: ‘Brian, aku akan kembali paling lambat jam 5.30, hanya kita berdua (dengan gambar hati), Stone F,’" katanya.
Bahkan dalam kamar Brian ditemukan beberapa barang asing, seperti minuman beralkohol hingga obat HIV.
"Di kamar itu juga tertinggal barang-barang seperti tisu basah, botol bir, tas ransel merah, obat HIV atas nama orang lain, anting, hingga surat kepulangan rumah sakit milik orang yang tidak dikenal," jelasnya.
Tak tinggal diam, Brian langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan dan tim Will Smith namun berujung didiskriminasi.
Baca Juga: Mobil Ditabrak Sopir Taksi, Danang DA Seret Nama Nikita Willy dan Suami
"Bukannya mendapat perlindungan, Penggugat malah dipermalukan oleh Tergugat dan diberitahu bahwa kontrak kerjanya diputus," ungkapnya.
Hal unik saat Brian King Joseph meminta alasan pemecatan, Tim Miller selaku perwakilan Smith justru balik menuduhnya.
"Aku tidak tahu, kau yang beritahu aku. Karena semua orang bilang kejadian itu cuma bohong, tidak ada apa-apa, dan kau cuma mengarang cerita. Jadi, kenapa kau berbohong?" pungkasnya.
Hal tersebut sontak membuat Brian trauma emosional, kerugian ekonomi dan rusaknya reputasi akibat pemecatan yang dilakukan oleh tim Smith.
"Fakta-fakta yang ada mengarah kuat pada dugaan bahwa Willard Carroll Smith II (Will Smith) sengaja melakukan grooming terhadap Joseph. Rangkaian peristiwa dan ucapan Smith sebelumnya menunjukkan adanya pola perilaku predator, bukan sekadar kejadian biasa," tandasnya.
Will Smith (Instagram)