Ntvnews.id, Bandung - Keributan hebat pecah di sebuah gerai Minimarket di Jalan A.H. Nasution, Cibiru, Kota Bandung, Rabu (7/1). Insiden yang semula diduga sebagai aksi pencurian ringan itu berubah menjadi peristiwa tragis yang akhirnya merenggut nyawa seorang warga.
Peristiwa bermula ketika seorang pria dipergoki menyembunyikan sejumlah makanan di dalam pakaiannya. Kepada petugas, pelaku sempat mengaku akan membayar barang-barang tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan, uang yang dimilikinya tidak mencukupi.
Baca Juga: Cekcok di Jalan Palmerah Berujung Pemukulan Pengendara Motor
Situasi mulai memanas saat petugas keamanan minimarket dibantu anggota linmas mencoba mengamankan pelaku. Bukannya kooperatif, pria tersebut justru melakukan perlawanan dan menyerang petugas. Sejumlah saksi menyebutkan pelaku diduga berada di bawah pengaruh alkohol.
Aksi brutal itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Namun tak satu pun berani melerai. Pelaku bersikap sangat agresif, mengaku sebagai kerabat anggota polisi, serta melontarkan ancaman dan intimidasi kepada warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Keributan pun dilaporkan ke pihak kepolisian. Ironisnya, saat petugas tiba di lokasi, pelaku kembali menunjukkan sikap menantang. Ia bahkan sempat mendorong anggota polisi yang berusaha menenangkan keadaan dan mengendalikan situasi.
Tragedi ini mencapai puncaknya ketika korban pemukulan oleh terduga pelaku dinyatakan meninggal dunia. Korban dipukul hingga terkapar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU dalam kondisi kritis. Namun harapan keluarga pupus. Linda, cucu korban, mengungkapkan bahwa selama dirawat tidak ada perkembangan signifikan hingga akhirnya korban mengembuskan napas terakhir.
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Polrestabes Bandung. Aparat memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaku pemukulan di Cibiru, Kota Bandung. (Dok.Instagram)