John Herdman Siapkan Timnas Indonesia Lewat Piala AFF dan Piala Asia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 12:16
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
John Herdman John Herdman (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, mulai memaparkan pandangannya terkait tantangan yang akan dihadapi skuad Garuda, termasuk agenda penting Piala AFF 2026. Dalam pertemuan perdana dengan awak media pada Selasa, 13 Januari 2026 pagi, Herdman memanfaatkan momen tersebut untuk menjelaskan arah kepemimpinan serta sasaran jangka panjang yang ingin ia capai bersama Timnas Indonesia.

Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa target utamanya adalah membawa Timnas Indonesia tampil di putaran final Piala Dunia 2030. Namun demikian, ia menyadari ada sejumlah tahapan krusial yang harus dilalui lebih dahulu dalam waktu dekat.

Turnamen pertama yang akan dihadapi Herdman bersama Timnas Indonesia adalah Piala AFF 2026, sebelum kemudian melangkah ke level yang lebih tinggi pada Piala Asia 2027. Menurutnya, dua ajang tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tim sekaligus meningkatkan daya saing di level internasional.

Baca Juga: Diperkenalkan PSSI sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman: Ini Pengalaman Baru

Menanggapi Piala AFF dan Piala Asia, Herdman menilai kedua turnamen tersebut sebagai kesempatan berharga, terutama bagi para pemain diaspora yang selama ini belum banyak merasakan atmosfer kompetisi dengan format turnamen penuh. Ia menilai pengalaman mereka masih terbatas karena lebih sering tampil di laga kualifikasi.

“Saya pikir hal terpenting soal turnamen adalah ada beberapa pemain ini yang belum punya pengalaman turnamen yang sebenarnya. Mereka baru tampil di kualifikasi Piala Dunia, jadi ada beberapa pemain naturalisasi yang perlu merasakan format turnamen. Itu akan menjadi pengalaman yang menarik, yang memerlukan keahlian nyata dan disiplin,” kata Herdman.

Khusus Piala Asia 2027, Herdman memandang ajang tersebut sebagai panggung penting untuk mengukur posisi Timnas Indonesia di level Asia. Ia optimistis Indonesia mampu bersaing dengan kekuatan yang dimiliki saat ini.

John Herdman John Herdman

“Jadi itu akan menjadi pengalaman baru bagi mereka, dan saya ingin benar-benar percaya, terutama turnamen AFC bahwa kami bisa kompetitif dengan talent pool yang kami miliki, dengan pengalaman untuk tim dalam format turnamen. Kami punya kesempatan bagus untuk mendorong level kami. Kami harus siap. Tim ini bertalenta,” ujarnya.

“Dengan dukungan kepemimpinan yang tepat, saya tahu betapa besarnya turnamen AFC, itu akan menjadi pengalaman menarik bagi para pemain, namun yang lebih penting adalah itu kesempatan kami untuk menunjukkan posisi kami,” tutur Herdman.

Situasi berbeda, menurut Herdman, akan dihadapi pada Piala AFF 2026. Turnamen tersebut digelar di luar kalender resmi FIFA, bertepatan dengan masa persiapan musim baru klub-klub pada Juli dan Agustus. Kondisi ini membuat pemanggilan pemain inti menjadi tantangan tersendiri.

Herdman menilai, justru dalam kondisi seperti itu, kedalaman skuad menjadi faktor kunci. Ia memberi sinyal bahwa pemain lokal dan pemain muda berpeluang lebih besar untuk mendapat kesempatan bermain.

“Turnamen di Juli dan Agustus akan berbeda, itu sulit untuk membawa para pemain tingkat satu atau dua untuk event itu karena mereka harus berkomitmen dengan klub masing-masing di luar jendela internasional FIFA,” jelasnya.

Baca Juga: PSSI Kenalkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

“Jadi inilah pentingnya untuk memiliki talent pool yang lebih besar. Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia,” kata Herdman.

“Untuk memberi kesempatan untuk mereka yang tidak mendapatkan kesempatan di bulan Maret di jendela FIFA, atau pada bulan Juni. Untuk memberi kesempatan untuk para pemain yang tidak mendapatkannya,” tambahnya.

Menariknya, Herdman menyamakan Piala AFF 2026 dengan ajang Gold Cup di kawasan CONCACAF, turnamen yang kerap ia jalani saat melatih Timnas Kanada. Dalam pengalamannya, ia sering harus bertanding tanpa pemain bintang yang bermain di klub-klub elite Eropa.

“Itu sempurna untuk pelatih baru karena mendapatkan kesempatan untuk mengenal kedalaman skuad. Ini serupa dengan yang terjadi di CONCACAF kepada Gold Cup,” katanya.

“Kami tak pernah punya akses kepada Alphonso Davies atau Jonathan David. Dalam turnamen seperti ini, Anda harus menggunakan para pemain lokal dan memanfaatkan kedalaman skuad. Dan Anda akan belajar,” tutur Herdman.

Sebagai penutup, Herdman mengisyaratkan bahwa sejumlah pemain utama seperti Jay Idzes dan Emil Audero kemungkinan besar tidak akan tampil di Piala AFF 2026. Meski begitu, ia menegaskan siap memaksimalkan seluruh potensi yang ada, sebagaimana yang pernah ia lakukan saat menangani Timnas Kanada dalam situasi serupa.

x|close