A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: helpers/banner_helper.php

Line Number: 103

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 103
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 81
Function: gpt

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Didampingi 8 Parpol, Prabowo Sampaikan Sikap Bersama soal Demonstrasi - Ntvnews.id

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: gpt

Filename: banner/gpt.php

Line Number: 1

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/views/banner/gpt.php
Line: 1
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 82
Function: view

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Didampingi 8 Parpol, Prabowo Sampaikan Sikap Bersama soal Demonstrasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2025, 16:23
thumbnail-author
Muhammad Fikri
Penulis
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi delapan ketua umum partai politik di parlemen hingga ketua DPR RI dan Ketua MPR menyampaikan pernyataan bersama terkait situasi demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025. Presiden RI Prabowo Subianto didampingi delapan ketua umum partai politik di parlemen hingga ketua DPR RI dan Ketua MPR menyampaikan pernyataan bersama terkait situasi demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto bersama delapan ketua umum partai politik di DPR RI menyampaikan pernyataan bersama terkait perkembangan demonstrasi di Jakarta dan sejumlah daerah, menegaskan langkah tegas terhadap pelanggaran hingga seruan menjaga persatuan bangsa.

Dalam pidatonya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025 Presiden menekankan sejumlah pandangan bersama mulai dari penjatuhan sanksi kepada legislator yang terlibat hingga seruan untuk menjaga keamanan nasional.

"Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Polri telah melakukan proses pemeriksaan. Ini sudah saya minta dilakukan dengan cepat dengan transparan dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik," kata Prabowo.

Baca Juga: Megawati hingga Bahlil Temui Prabowo Bahas Perkembangan Situasi Nasional

Pernyataan resmi tersebut disampaikan bersama Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Najamudin, serta sejumlah pimpinan partai politik, antara lain Wakil Ketua Umum Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen PKS Muhammad Khalid, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah menghormati kebebasan berpendapat masyarakat sesuai konstitusi dan aturan internasional. Namun, ia mengingatkan bahwa aksi anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan, maupun upaya makar tidak dapat ditoleransi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pimpinan parpol sepakat mengambil langkah internal berupa pencabutan keanggotaan DPR terhadap anggota yang dianggap menyampaikan pernyataan keliru terkait situasi.

Selain itu, pimpinan DPR juga menyetujui pencabutan sejumlah kebijakan, termasuk besaran tunjangan anggota DPR serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

Baca Juga: Prabowo: Ada Tindakan-tindakan di Luar Hukum Mengarah pada Makar dan Terorisme

Presiden turut meminta DPR membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat, mahasiswa, dan kelompok sipil agar aspirasi masyarakat tersampaikan secara damai.

Menutup pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan di tengah dinamika politik. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia di ambang kebangkitan jangan sampai kita terus diadu domba. Suarakan aspirasi dengan baik dan damai tanpa merusak, tanpa kekerasan, tanpa penjarahan, tanpa kerusuhan, tanpa perbuatan yang merugikan fasilitas umum,” ujar Presiden.

Baca Juga: Prabowo: Anggota DPR Harus Peka dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

(Sumber: Antara)

x|close