Perusahaan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Electricity Connect 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Sep 2026, 18:11
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Electricity Connect 2026 Electricity Connect 2026

Ntvnews.id, Jakarta - Beragam inovasi dan teknologi sektor ketenagalistrikan dipamerkan dalam Electricity Connect 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, 22–24 September 2026.

Pameran yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, hingga penyedia teknologi ini menjadi salah satu ruang untuk melihat perkembangan sektor kelistrikan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan agenda transisi energi.

Sejumlah perusahaan dan pelaku industri menampilkan teknologi, peralatan, serta solusi yang berkaitan dengan pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga digitalisasi sistem kelistrikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan forum tersebut menjadi ruang pertemuan antara regulator, akademisi, dan pelaku usaha untuk mendorong inovasi di sektor ketenagalistrikan.

“Ini adalah forum untuk mempertemukan regulator, pemerintah, akademisi yang membuat hak cipta, dan pelaku usaha. Ini dan industrinya juga,” ujar Bahlil saat mengunjungi pameran.

Baca juga: Pramono Buka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM

Menurutnya, inovasi diperlukan untuk mendukung program pemerintah, termasuk pengembangan kapasitas listrik hingga 100 gigawatt (GW) dan pelaksanaan transisi energi.

“Ini adalah bagian daripada proses untuk persiapan dalam rangka mengimplementasikan, menyukseskan program Bapak Presiden Prabowo untuk 100 gigawatt dan transisi energi. Memang butuh inovasi yang banyak,” katanya.

Electricity Connect 2026 juga menjadi tempat bertemunya berbagai pelaku industri ketenagalistrikan dari dalam dan luar negeri. Berbagai produk dan teknologi diperkenalkan untuk menjawab kebutuhan sistem listrik yang semakin kompleks.

Selain teknologi pembangkit, isu penguatan jaringan transmisi dan distribusi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem kelistrikan nasional.

Penguatan interkoneksi jaringan, peningkatan kapasitas gardu induk, serta keandalan distribusi diperlukan seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik, termasuk untuk kawasan industri dan pusat data.

Di sisi lain, pengembangan energi bersih menjadi salah satu perhatian dalam pameran tersebut. Sejumlah pelaku industri memperkenalkan solusi yang mendukung pemanfaatan energi terbarukan serta peningkatan efisiensi sistem kelistrikan.

Baca juga: Siap Tembus Pasar Global, 12 UMKM Binaan Pertamina Hadir di Pameran FHI 2026

Electricity Connect 2026 Electricity Connect 2026

Salah satu peserta, PT Graha Usaha Teknik (GUT), turut menampilkan pengalaman perusahaan dalam mengerjakan proyek infrastruktur ketenagalistrikan di berbagai daerah.

Direktur Utama sekaligus Direktur Operasional PT GUT Kuswanto Rahayu mengatakan perusahaan nasional juga memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam pengembangan sektor ketenagalistrikan.

“PT GUT hadir di sini ingin menunjukkan bahwa di sini ada perusahaan nasional, perusahaan anak bangsa 100 persen,” ujar Kuswanto.

Ia mengatakan keterlibatan industri nasional tidak hanya berkaitan dengan pengerjaan proyek, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia di daerah.

Menurut dia, perusahaan menyerap tenaga kerja dari berbagai wilayah dan memberikan kesempatan bagi tenaga lokal untuk memperoleh pengalaman serta pengetahuan teknis melalui proyek-proyek ketenagalistrikan.

Baca juga: Wuling Gelar Pameran Amayzing Deals, Hadirkan Eksion dan Promo Menarik

Sementara itu, Direktur Marketing PT GUT Agung Sutiastoro mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur listrik turut membuka ruang bagi pengembangan industri nasional.

“Sebagai bukti nyata komitmen kami pada transisi energi bersih, PT GUT saat ini tengah dipercaya untuk mengeksekusi tiga pekerjaan pembangkit energi bersih berbasis panas bumi,” kata Agung.

Adapun ketiga proyek tersebut berada di Salak, Patuha, dan Dieng.

x|close