Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya memberikan keterangan resmi dan menyampaikan permohonan maaf setelah videonya viral tertangkap kamera drone berjoget di tengah aksi demonstrasi mahasiswa.
Peristiwa tersebut terjadi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada aksi yang berlangsung Rabu, 4 November 2026.
Pegawai yang bersangkutan menjelaskan bahwa kemunculan dirinya dalam rekaman udara tersebut merupakan sebuah ketidaksengajaan.
Saat sorot kamera drone menyoroti area kantor di tengah berlangsungnya orasi mahasiswa, ia sedang mendengarkan alunan musik dari komputer di ruang kerjanya dan secara spontan ikut berjoget.
"Benar saya tertangkap layar kamera drone pada saat penyampaian aspirasi oleh mahasiswa tanggal 4 November 2026. Pada saat sorot kamera drone saat penyampaian aspirasi kebetulan ada suara musik di komputer dan disitu saya berjoget-joget," ujar pegawai tersebut melalui keterangan yang beredar, di Instagram Lambe Turah, 6 November 2026.
Baca Juga: Bersikap Arogan ke Mahasiswa, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Minta Maaf
Ia menegaskan bahwa tindakannya sama sekali tidak dilandasi niat buruk untuk mengejek, merendahkan, ataupun menunjukkan sikap tidak berempati terhadap para mahasiswa yang sedang menyuarakan aspirasi di luar gedung pemerintahan.
"Dengan hal tersebut saya tidak bermaksud mempunyai niatan, merendahkan atau tidak berempati terhadap kegiatan penyampaian aspirasi atau demonstrasi pada saat itu," tambahnya.
Menyadari video tersebut memicu polemik dan berpotensi melukai perasaan para peserta aksi, ia menyampaikan permohonan maaf dengan penuh kesadaran dan penyesalan mendalam kepada seluruh elemen mahasiswa maupun masyarakat luas.
"Apabila yang saya perbuat menyinggung para demonstran, dengan lubuk hati yang paling dalam, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya dan kejadian ini tidak akan saya ulangi lagi," tegasnya.
Di akhir pesannya, ia turut menyampaikan terima kasih atas dukungan rekan-rekan kerjanya serta memohon doa agar situasi tetap kondusif.
"Terima kasih... Mohon doanya teman-teman, Insya Allah Allah SWT akan melindungi saya dan aman terkendali," tutupnya.
Kasus viral ini menjadi pengingat bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pemerintah untuk senantiasa menjaga etika, profesionalisme, dan kepekaan sosial, terutama di tengah situasi yang melibatkan kepentingan publik di lingkungan kerja instansi pemerintahan.
Diduga Staf Pemprov Kaltim Viral Berjoget Saat Demo Mahasiswa (Sosial media)