OJK Dorong Generasi Muda Menjadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui ISFO 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Sep 2026, 11:21
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Suasana Puncak Acara Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 yang mengusung tema “Learn, Innovate, Elevate” di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (24/9) Suasana Puncak Acara Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 yang mengusung tema “Learn, Innovate, Elevate” di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (24/9)

Ntvnews.id, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia dengan mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap prinsip, produk, dan layanan keuangan syariah.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program edukasi yang interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi muda, salah satunya melalui penyelenggaraan Indonesia Sharia Forum Olympiad (ISFO) 2026 sebagai wadah pembelajaran, kompetisi, dan pengembangan kapasitas generasi muda di bidang keuangan syariah.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, dalam Puncak Indonesia Sharia Financial Olympiad 2026 dengan mengusung tema “Learn, Innovate, Elevate”, yang digelar di Aula Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (24/9).

“Melalui lomba cerdas cermat keuangan syariah, para peserta mengasah pengetahuan dan pemahaman mereka. Melalui kompetisi Wirausaha Muda Syariah, pemahaman tersebut diterapkan menjadi gagasan, inovasi, dan kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dicky.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, saat menyampaikan sambutan dalam Puncak ISFO 2026 di Jakarta. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, saat menyampaikan sambutan dalam Puncak ISFO 2026 di Jakarta.

Baca Juga: OJK Ingatkan Himbara Terapkan Manajemen Risiko dalam Kredit Program Pemerintah

Dicky menjelaskan, ISFO tahun 2026 diikuti oleh 11.952 peserta atau hampir 12.000 peserta, yang tergabung dalam 4.030 tim dari seluruh Indonesia. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah peserta meningkat sekitar 12 persen dan jumlah tim meningkat sekitar 15 persen. Angka-angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan besarnya antusiasme generasi muda untuk belajar, mengasah kemampuan, dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di Indonesia.

Lebih lanjut, Dicky menegaskan bahwa nilai terbesar dari kompetisi ini bukanlah semata-mata menjadi juara, melainkan proses belajar yang telah dilalui. Menurutnya, yang lebih penting adalah lahirnya generasi muda yang CAKAP, yaitu memahami keuangan; BIJAK, yaitu mampu memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan; PRODUKTIF, yaitu mampu menciptakan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi; serta TERLINDUNGI, yaitu memahami hak dan risiko, mampu bertransaksi secara aman, melindungi data pribadi, dan mengenali berbagai bentuk penipuan dalam ekosistem keuangan digital.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa generasi muda muslim yang berpendidikan, kreatif, serta produktif.

“Indonesia memiliki modal sosial yang sangat besar berupa kelompok generasi muda Muslim yang berpendidikan, kreatif, produktif, dermawan, serta memiliki idealisme yang kuat. Potensi inilah yang akan menjadi penggerak utama perkembangan ekonomi syariah Indonesia di masa depan,” kata Abdul Mu’ti.

Baca Juga: Menkop Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Anggota

Menurutnya, ekonomi syariah bukanlah tentang akumulasi kekayaan pada segelintir orang, melainkan tentang distribusi manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun, terdapat salah satu tantangan besar yang dihadapi ke depan yaitu memperluas inklusi ekonomi syariah kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ia mengajak generasi muda untuk terus belajar, berkreasi, serta mengembangkan diri. Ia juga berharap generasi muda agar mampu mengelola keuangan dengan bijak, membangun usaha yang produktif, dan menjadi generasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, Menteri Koperasi Republik Indonesia selaku Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono mengatakan, koperasi menjadi alternatif badan usaha yang sangat relevan bagi generasi muda, dan meyakini bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah harus diikuti dengan penguatan akses pembiayaan serta penyediaan wadah ekonomi yang memadai.

"Koperasi dapat menjadi salah satu alternatif badan usaha yang sangat relevan bagi generasi muda. Koperasi tidak hanya menjadi sarana berkumpul dan bekerja sama, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan," ujar Ferry.

Ferry mendorong generasi muda untuk lebih kreatif, tidak hanya menjadi pengguna teknologi dan layanan yang ada, tetapi mampu menjadi generasi yang mampu menciptakan produk, membangun usaha, dan menghasilkan inovasi yang bernilai tambah.

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Dorong Demutualisasi Bursa Efek

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Peluncuran Bahan Ajar Literasi Keuangan

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara OJK dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menjadi landasan strategis penguatan literasi keuangan syariah di satuan pendidikan. Penandatanganan Nota Kesepahaman antara OJK dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menjadi landasan strategis penguatan literasi keuangan syariah di satuan pendidikan.

Sebagai rangkaian kegiatan Puncak ISFO 2026, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara OJK dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta peluncuran Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan Fase F.

Nota Kesepahaman ini diharapkan menjadi landasan untuk semakin memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan maupun program, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan literasi keuangan, termasuk keuangan syariah, di lingkungan satuan pendidikan. 

Lebih lanjut, OJK telah menyusun Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan F bersama dengan pemangku kepentingan terkait sebagai upaya mendukung Panduan Pendidikan Literasi Finansial yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen pada tahun 2024 (d.h. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).

Bahan ajar ini mengintegrasikan kompetensi literasi finansial ke dalam pendidikan formal melalui pembelajaran intrakurikuler (Matematika dan Ekonomi) dan kegiatan kokurikuler, serta telah dikurasi dan tersedia di platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen. Diharapkan bahan ajar ini membantu tenaga pendidik menyampaikan materi literasi keuangan yang relevan dan aplikatif sehingga menjadi bekal pelajar dalam mengambil keputusan keuangan saat ini dan di masa depan.

ISFO 2026 Wadah Edukasi dan Kompetisi Keuangan Syariah Generasi Muda

ISFO 2026 menjadi wadah edukasi dan kompetisi yang mendorong generasi muda untuk meningkatkan pemahaman mengenai keuangan syariah, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun inovasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, Grand Final ISFO 2026 menghadirkan peserta terbaik dari seluruh Indonesia, yang terdiri atas 4 tim Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) kategori pelajar, 4 tim CCKS kategori mahasiswa, serta 3 tim WMS kategori mahasiswa.

Adapun peserta Grand Final Kompetisi CCKS adalah sebagai berikut:

Kategori Pelajar

Peringkat     Nama Peserta                             Asal Sekolah

Juara 1        Keanu Alief Montoya                  MAN Insan Cendekia Kota Batam (Tim 1)

                   Ahmad Akif Al Zahrawi

                   Razan Aqil Muflih

Juara 2        Fawwaz Chandra                       MAN Insan Cendekia Serpong

                   Muhammad Muntaha Hadafi

                   Shofi Khairunnisa

Juara 3        Abisatya Nararya                       MAN 2 Kota Malang

                   Essenza Qurani Permata Qolbi

                   Wanda Revamoza Abrilliant

Juara 4        M. Safa Farras                           MAN Insan Cendekia Batam (Tim 2)

                   Muhammad Tammam Elhikam S.

                   Muhammad Widi Alviano Putra

Kategori Mahasiswa

Peringkat     Nama Peserta                            Asal Perguruan Tinggi

Juara 1        Aida Aulia Rahmah                    Universitas Brawijaya Malang

                   Iskazkro Rohmat Chaska

                   Dea Alifiah Ihsani

Juara 2        Adriel Dwi Nugroho                    Politeknik Keuangan Negara STAN (Tim 1)

                   Muhammad Wahab Hasbullah

                   Annisa Fitriwadhani

Juara 3        Rezeky Farma Natanael N.          Politeknik Keuangan Negara STAN (Tim 2)

                   Muhammad Andrian

                   Leon Adhyaksa Awindra

Juara 4        Pranajaya Muhammad Setiady   Universitas Padjajaran Sumedang

                   Nuriel Ajrina Izati

                   Almaitsaa Majdina Putri

Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS)

Peringkat     Nama Peserta                             Asal Perguruan Tinggi      Nama Usaha

Juara 1        Athar Ibrahim Toyib                   IPB University                  Sortine

                   Zahra Nurul Rizkiyah

Juara 2        Siti Syahlah Septiyani                Universitas Widyatama     FitDaYs

                   Naila Fidriatul Ilham

                   Dina Widyastuti

Juara 3        Azid Ramadhan                          Universitas Syiah Kuala   ELPIS

                   Bintang Najwa Manurung

                   Ariel Zulya Ramadhan

Melalui penyelenggaraan ISFO 2026, OJK berharap para peserta dapat menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah yang mampu menyebarkan pemahaman positif mengenai ekonomi dan keuangan syariah kepada lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkokoh Peran Penggerak Ekonomi Negeri Lewat Ekosistem Inklusi Keuangan

x|close