Koperasi Bangkit, Ekonomi Rakyat Menanti! Menkop Ferry: Kita Beruntung Punya Presiden Prabowo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Sep 2026, 16:48
thumbnail-author
Ramses Manurung
Penulis & Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono menyampaikan sambutan pada kegiatan napak tilas sejarah perkoperasian nasional di Tugu Peringatan Kongres Koperasi 12 Juli 1947, Jalan DR Moch. Hatta, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono menyampaikan sambutan pada kegiatan napak tilas sejarah perkoperasian nasional di Tugu Peringatan Kongres Koperasi 12 Juli 1947, Jalan DR Moch. Hatta, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ntvnews.id, Tasikmalaya - Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangkitkan kembali gerakan koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional.

Dalam pencanangan revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya, Jawa Barat, Menkop Ferry menyebut pemahaman serta keberanian Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor penentu dalam mengembalikan arah ekonomi pada konstitusi dan keberpihakan rakyat.

Keberanian dan Pemahaman Presiden Prabowo

Ferry menyampaikan bahwa keputusan menempatkan kembali koperasi sebagai kendaraan utama ekonomi kerakyatan merupakan wujud komitmen nyata dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki kepala negara yang tidak hanya mengerti masalah ekonomi di tingkat akar rumput, tetapi juga berani mengambil keputusan strategis.

"Kita beruntung punya Presiden Pak Prabowo Subianto yang mengetahui, memahami persoalan, dan juga beliau punya keberanian. Ada orang yang paham persoalan tapi enggak punya keberanian, ada orang yang berani tapi enggak ngerti masalah. Kita beruntung punya Presiden Pak Prabowo Subianto yang ngerti masalah dan punya keberanian. Niat untuk membesarkan kembali koperasi itu sudah maha penting," tegas Ferry Juliantono saat napak tilas sejarah perkoperasian nasional di Tugu Peringatan Kongres Koperasi 12 Juli 1947, Jalan DR Moch. Hatta, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Penyaluran Barang Bersubsidi Lewat Koperasi Desa Merah Putih

Sebagai bentuk transformasi ekonomi nasional, pemerintah menetapkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai prioritas nasional.

Ferry mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mengambil kebijakan tegas agar seluruh distribusi barang bersubsidi dan bantuan pemerintah dialirkan langsung melalui jaringan koperasi desa.

"Salah satu keputusan yang terpenting adalah seluruh barang-barang subsidi itu akan disalurkan melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Dengan keputusan-keputusan tersebut, Presiden ingin menegaskan kembali pentingnya keberadaan koperasi. Koperasi yang existing yang sudah ada dan juga Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menjadi pilar baru bagi ekonomi nasional," jelas Ferry dikutip dari kanal You Tube Abraham di Nusantara TV, Senin (28/9).

Skema penyaluran terpusat melalui koperasi desa ini mencakup distribusi gas LPG 3 kg, pupuk bersubsidi langsung dari PT Pupuk Indonesia, minyak goreng, beras, bantuan sosial (seperti BLT, bansos, dan BPNT), hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian.

Baca juga: Semangat Koperasi Kembali Menyala! Menkop Ferry Bawa Napak Tilas ke Tasikmalaya

Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya Jadi Living Heritage

Langkah penguatan ekonomi rakyat ini dibarengi dengan pencanangan revitalisasi Tugu Koperasi dan lokasi bersejarah Kongres Koperasi Pertama 12 Juli 1947 di Tasikmalaya.

Kawasan seluas 9.000 meter persegi tersebut direvitalisasi bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Ferry menjelaskan bahwa kawasan sejarah ini akan difungsikan sebagai ruang publik yang hidup (living heritage) serta pusat gerakan ekonomi rakyat bagi pelaku UMKM, generasi Z, dan milenial.

"Mereka pasti bangga dan terharu kalau kemudian tempat ini tidak hanya sekadar menjadi tempat mengenang mereka, tapi kita jadikan tempat ini menjadi tempat kembalinya Kota Tasikmalaya menjadi pusat perjuangan dari gerakan koperasi," ujar Ferry.

"Mari kita jadikan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi ini sebagai pengingat. Koperasi lahir dari semangat persatuan, gotong royong, dan keberpihakan pada rakyat. Nilai-nilai itulah yang harus hidup dan terus kita bawa dalam setiap langkah transformasi koperasi Indonesia," pungkasnya.

x|close