Perkuat Hubungan Bilateral, AHY Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Swiss

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Sep 2026, 20:45
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan jabat tangan resmi dengan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di Federal Palace, Bern, Swiss, Senin (28/9/2026). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan jabat tangan resmi dengan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di Federal Palace, Bern, Swiss, Senin (28/9/2026).

Ntvnews.id, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penguatan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Swiss guna mendukung percepatan agenda ketahanan air, ketahanan energi, serta konektivitas nasional.

“Kami melihat potensi kerja sama yang besar dalam tiga bidang, yaitu pengelolaan air dan air limbah secara terpadu; hydropower, penyimpanan energi dan penguatan sistem energi; serta transportasi dan infrastruktur perkotaan yang rendah karbon dan tangguh,” ujar AHY melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (30/9).
 
Menurutnya, kerja sama di sektor tata kelola air harus dirancang secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek kebijakan, pembiayaan, penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, hingga adopsi teknologi mutakhir.
 
“Ketahanan air menjadi salah satu tema utama dalam kunjungan saya. Kami ingin melihat bagaimana pengalaman Swiss dalam riset dan teknologi, tata kelola, operasional, pembiayaan, serta sumber daya manusia dapat memperkuat kerja sama kedua negara,” tambahnya.
 

Di samping itu, Menko AHY turut mempromosikan penguatan kemitraan dalam pembangunan infrastruktur transportasi publik yang rendah karbon dan berketahanan tinggi. Keahlian Swiss dalam mengintegrasikan sistem transportasi serta pengelolaan infrastruktur modern dinilai sangat relevan untuk mendukung berbagai agenda konektivitas ambisius di Tanah Air, termasuk rencana pengembangan jaringan kereta api strategis seperti Trans Sumatera, Trans Kalimantan, serta Trans Sulawesi.
 
“Indonesia menyambut baik investasi Swiss yang berkualitas dan berjangka panjang. Kami berkomitmen pada lingkungan investasi yang terbuka, transparan, dan dapat diprediksi, serta siap memfasilitasi dialog antara mitra Swiss dengan institusi dan badan usaha terkait di Indonesia,” tegas AHY.

Gagasan kerja sama komprehensif tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral antara Menko AHY dengan Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin di Bern, Swiss. Presiden Parmelin menyambut hangat inisiatif tersebut serta menyatakan kesiapan penuh pihak Swiss untuk menindaklanjuti penjajakan kerja sama pada sektor-sektor pembangunan vital tersebut.
 
Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan mampu menerjemahkan komitmen politik kedua negara ke dalam bentuk inisiatif prioritas, penunjukan titik fokus (focal point) yang jelas, serta mekanisme evaluasi lanjutan yang konkret dan terukur.
 
 
(Sumber: Antara)
 
 
x|close