Ntvnews.id, Jakarta - Memasuki t ahun ke-11 mengudara, Nusantara TV (NTV) semakin memantapkan fokusnya pada pemberitaan di sektor ekonomi dan bisnis. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan, salah satunya melalui penyelenggaraan NTV Investment Forum 2026 yang digelar untuk pertama kalinya. Acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi NTV dalam upaya membangun ekosistem informasi ekonomi yang lebih terbuka dan berkualitas di Indonesia.
Direktur Utama Nusantara TV, Randy Monthonaro Tampubolon, dalam sambutannya pada acara tersebut, menyampaikan bahwa fokus pada sektor ekonomi dan bisnis telah dirintis NTV sejak tiga tahun terakhir.
"Menuju tahun ke-11 ini, Pak. Jadi Nusantara TV ini di tiga tahun terakhir memang kita sudah mulai masuk fokus di news, dan masuk juga ke sektor ekonomi dan bisnis. Itu kita lalui melalui berbagai kegiatan event, komitmen tadi dalam bentuk event-event adalah Economic Outlook, ada Sustainability Forum, ada juga Energy Forum dan sebagainya," ungkap Randy, 2 Oktober 2026.
Baca Juga: BEI Ungkap Sejumlah Investor Potensial Berminat Miliki Saham Bursa
Ia menambahkan bahwa Investment Forum ini merupakan langkah baru yang penting bagi NTV.
"Khusus untuk Investment Forum ini memang baru pertama karena saya kira sepertinya kok kita tiga tahun sudah laku kok kita belum datang ke tempat ini untuk bisa duduk bersama dengan Pak Dirut, dengan Bapak Ibu semua di tempat ini. Beri tepuk tangan buat Bapak Ibu semua yang hadir di sini," imbuhnya.
Lebih lanjut, Randy memaparkan bahwa setahun terakhir, NTV telah menghadirkan program-program unggulan di bidang ekonomi dan bisnis. Ia mengingat kembali momen peresmian program Nusantara Economic Updates pada Oktober tahun lalu.
"Setahun terakhir kita sudah sangat fokus untuk program ekonomi bisnis. Tentu di bulan Oktober di tahun lalu bertepatan Bapak sekarang Bapak Menteri Keuangan, Bapak Profesor Suahasil juga yang meresmikan program Nusantara Economic Updates, program pertama kita yang tayang di TV. Dan tentu sekarang kita bikin di pagi itu adalah opening bell-nya Nusantara Economic Updates dan di closing bell-nya kita bikin Nusantara Business Hour," jelasnya.
Randy juga menekankan komitmen NTV untuk meliput langsung dari pusat bursa efek.
"Itu formatnya tentu masuk juga di Bursa Efek ini, tim kita, Pak. Jadi sebelum kita bikin di sini, tim kami sudah wara-wiri sebenarnya Pak, izin Pak. Dan mudah-mudahan ini menjadi tahap awal untuk bisa lebih baik lagi kita berkolaborasi dengan para stakeholders," harapnya.
Bagi NTV, Investment Forum bukan sekadar acara biasa, melainkan langkah strategis.
"Saya kira ini bukan sebuah acara saja tapi ini langkah penting bagi kami untuk mengambil bagian dalam membangun ekosistem informasi ekonomi Indonesia yang semakin terbuka, semakin berkualitas, dan semakin dekat dengan masyarakat," tegas Randy.
Dalam kesempatan tersebut, Randy juga menyoroti berbagai tantangan dan perubahan global yang sedang dihadapi.
"Dan tentu saat ini dunia memang sedang menghadapi perubahan, fase perubahan yang sangat besar. Kebijakan moneter global, dinamika geopolitik, fragmentasi perdagangan, perkembangan teknologi AI ya, kecerdasan buatan itu juga sampai dengan transisi energi itu menjadi fase yang saat ini kita hadapi. Dan tentu juga perubahan rantai pasok itu telah mengubah cara modal itu juga bekerja di dalam hari ini," urainya.
Mengenai investasi, Randy menggarisbawahi bahwa kuantitas modal yang masuk bukanlah satu-satunya tolak ukur keberhasilan.
"Hari ini juga investasi tidak lagi hanya berbicara mengenai berapa besar modal yang masuk, tadi sudah diutarakan oleh Pak Jefri, tetapi pertanyaan yang jauh lebih penting bagaimana sebenarnya modal tadi membawa perubahan seperti apa? Apakah memberikan nilai tambah yang baik? Apakah memperkuat industri nasional itu sendiri? Membuka lapangan kerja yang lebih berkualitas? Dan mampu membangun dan memberikan kontribusi bagi fondasi ekonomi Indonesia yang lebih kuat untuk generasi saat ini maupun generasi yang akan datang," paparnya.
NTV juga mencatat pencapaian positif investasi Indonesia pada semester I tahun 2026.
"Tentu catatan kami, kami melihat semester 1 2026 itu Indonesia telah menembus realisasi investasinya di atas seribu triliun. Artinya menunjukkan bahwa bahwa Indonesia itu tetap menjadi salah satu destinasi investasi yang memiliki daya tarik besar di tengah dinamika ini," kata Randy.
Pencapaian tersebut sejalan dengan tema yang diangkat dalam Investment Forum 2026.
"Dan tentu Investment Forum 2026 ini mengambil tajuk 'Smart Capital Strong Nation' karena pada akhirnya modal itu bukan hanya tentang angka dan transaksi. Modal adalah tentang bagaimana sebuah bangsa menciptakan produktivitas, memperkuat industri, membuka kesempatan, dan menghadirkan kesejahteraan," tambahnya.
Randy kembali menegaskan peran NTV sebagai media.
"Sekali lagi sebagai media, inilah bentuk komitmen kami melakukan event ini, menjadi komitmen untuk bagaimana informasi bisa disebarkan secara masyarakat dan mendarat ke seluruh lapisan elemen masyarakat," tutupnya.
Randy Monthonaro Tampubolon: (Dirut Nusantara TV) (NTVNews)