Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi mengatakan investasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, mulai dari pengembangan infrastruktur dan industri hingga penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Hasan dalam Nusantara Investment Forum 2026 yang digelar Nusantara TV di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat 2 Oktober 2026.
Hasan mengatakan tema forum tersebut relevan dengan perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, keputusan investasi yang dilakukan hari ini akan menentukan kemampuan Indonesia meningkatkan produktivitas dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
"Setiap keputusan investasi yang kita ambil di hari ini akan sangat menentukan kemampuan bangsa, kemampuan Indonesia untuk membangun infrastruktur dan industri, meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, dan pada akhirnya mampu memperkuat kesejahteraan untuk generasi kita yang mendatang," kata Hasan, 2 Oktober 2026.
Baca Juga: OJK Siapkan Aturan Investasi Dana Pensiun ke Luar Negeri
Lanjut kata Hasan, arah pembangunan tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang menetapkan visi Indonesia sebagai negara yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Menurutnya, visi tersebut sekaligus menjadi arah bagi sektor jasa keuangan untuk memberikan kontribusi dalam mendukung transformasi ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Indonesia, kata Hasan, perlu meningkatkan kemampuan menghasilkan barang dan jasa dengan nilai tambah tinggi. Upaya tersebut perlu dibarengi dengan pengembangan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan manfaat pembangunan.
"Indonesia perlu memperkuat kemampuan dalam menghasilkan dan memproduksi barang dan jasa yang bernilai tambah tinggi, mampu mengembangkan berbagai inovasi yang positif, dan dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya," katanya.
Adapun Nusantara Investment Forum 2026 ini mempertemukan regulator, investor, dan pelaku industri untuk membahas arah investasi serta peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju 2030.
Mengusung tema "Smart Capital, Strong Nation", Nusantara Investment Forum 2026 menjadi ruang strategis untuk membangun kepercayaan pasar, membuka peluang investasi, sekaligus memperkuat ekosistem investasi di Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, Nusantara Investment Forum 2026 menghadirkan tiga sesi utama yang membahas berbagai aspek investasi dan transformasi ekonomi.
Sesi I: "Mobilizing Smart Capital for Indonesia's Next Growth Engine" akan membahas strategi mobilisasi modal untuk mendukung sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia berikutnya.
Sesi II: "Red Market, Golden Opportunity" mengangkat bagaimana gejolak pasar dapat dihadapi sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum dalam mengambil peluang investasi.
Sesi III: "Power of Capital, Winning the Future Economy" membahas peran modal dalam mendorong ekonomi masa depan, termasuk melalui green capital, transformasi industri, dan sektor-sektor ekonomi baru.
Hasan Fawzi, (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (NTVNews)