A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

China Kembali Borong Emas, Begini Proyeksi Harga Emas Dunia Pekan Depan - Ntvnews.id

China Kembali Borong Emas, Begini Proyeksi Harga Emas Dunia Pekan Depan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Okt 2026, 21:03
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi emas batangan. (Antara) Ilustrasi emas batangan. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Harga emas dunia diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas dunia akan bergerak di kisaran USD4.033 hingga USD4.255 per troy ounce.

Ibrahim mengatakan, pada perdagangan Sabtu pagi, 3 Oktober 2026 harga emas dunia ditutup di level USD4.139 per troy ounce.

Menurutnya, apabila harga emas mengalami koreksi, level support pertama berada di USD4.087 per troy ounce. Sementara itu, support kedua berada di USD4.033 per troy ounce.

"Seandainya terkoreksi support pertama di 4.087, kemudian support kedua yaitu di 4.033 dolar per troy ounce," ucap Ibrahim dalam kajiannya, Minggu 4 Oktober 2026.

Bca juga: Harga Emas Antam Akhir Pekan Turun Lagi ke Level Rp2,57 Juta per Gram

Sebaliknya, apabila harga emas kembali menguat diperkirakan resistance pertama berada di USD4.197 per troy ounce.

Jika penguatan berlanjut, resistance kedua berada di USD4.255 per troy ounce.

"Jadi dalam pekan depan emas ini kemungkinan besar akan ditransaksikan di supportnya di 4.033, resistance-nya itu adalah 4.255," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ibrahim menyoroti dinamika supply dan demand emas dunia. Menurutnya sejumlah bank sentral global, termasuk China masih melakukan pembelian emas.

Ia mengatakan pembelian tersebut dilakukan seiring harga emas yang dinilai relatif lebih murah, sehingga memberikan peluang bagi bank sentral untuk menambah cadangan emas sebagai salah satu alternatif investasi.

"Dari segi supply dan demand sendiri bahwa Bank Sentral Global terutama Tiongkok juga terus melakukan pembelian ya terhadap logam mulia," jelasnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Merosot, Balik ke Level Rp2,58 Juta per Gram

Menurut Ibrahim, saat ini terdapat perubahan strategi dengan meningkatnya perhatian terhadap emas sebagai aset investasi.

Kemudian ketidakpastian geopolitik global juga menjadi salah satu faktor yang mendorong bank sentral untuk memperkuat cadangan emas.

"Permasalahan geopolitik ke depan seperti apa belum jelas dan ini kesempatan bagi bank sentral global untuk menambah cadangan emasnya," tutupnya.

x|close