Wamenko Dradjad Buka Suara soal Rencana HP Gratis dan Rekening Rp50 Ribu untuk Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Okt 2026, 18:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Dradjad Wibowo. Dradjad Wibowo. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo buka suara terkait rencana pemerintah terkait pemberian handphone gratis kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Perangkat tersebut rencana diberikan untuk mendukung program pembukaan rekening bank dengan saldo awal Rp50.000 bagi penduduk berusia di atas 17 tahun yang masuk desil 1 hingga 4.

Dalam hal ini, Dradjad menyebut pemerintah masih mematangkan instrumen pembukaan rekening dengan saldo awal Rp50.000.

Kemudian untuk mekanisme dan perangkat pendukungnya akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Dari pemerintah itu yang sudah kita siapkan kan pembukaan rekening ya yang Rp50.000 itu. Bagaimana instrumennya, mekanismenya, alatnya itu nanti akan kita bicarakan lagi," ucap Dradjad, Rabu 14 Oktober 2026.

Baca juga: Hashim Ungkap Pemerintah Mau Beri Ponsel Gratis ke Masyarakat Buat Salurkan Bansos

Ia menambahkan, kepastian anggaran pengadaan HP juga belum diputuskan.

Pembahasan mengenai kebutuhan anggaran tersebut masih akan dilanjutkan, termasuk dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Kalau untuk HPnya itu nanti kita bahas. Ya nanti kita akan bahas itu lagi," lanjutnya.

Dradjad pun meminta masyarakat untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai rencana tersebut.

Ia menegaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah pemerintah yang harus diselesaikan pemerintah.

"Tunggulah. Kan banyak sekali PR-nya ini," tutupnya.

Baca juga: Hashim: Swasembada Beras Tercapai Tiga Tahun Lebih Cepat

Adapun rencana tersebut awalnya diungkapkan Utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa pemerintah berencana memberikan ponsel gratis kepada masyarakat. 

Ponsel tersebut nantinya dilengkapi dengan rekening digital untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial dan bantuan tunai langsung kepada penerima.

Rencana tersebut disampaikan Hashim saat memberikan paparan dalam Prasasti Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital," ucap Hashim.

Hashim menjelaskan, rekening digital tersebut dirancang sebagai sarana untuk mempermudah pemerintah menyalurkan bantuan tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima.

Melalui skema ini kata Hashim, penyaluran bantuan diharapkan dapat dilakukan secara langsung dari pemerintah pusat kepada penerima manfaat.

"Terkait penyaluran bantuan tunai-mengingat Indonesia memiliki program bantuan tunai dan program sosial di mana pemerintah selama bertahun-tahun telah memberikan dana tunai kepada keluarga kurang mampu-seluruh bantuan tersebut tidak lagi akan disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik," jelas Hashim.

x|close