Usai IHSG Anjlok Imbas Pengumuman MSCI, Dasco hingga Kapolri Datangi BEI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 16:05
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 16 Oktober 2026. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 16 Oktober 2026.

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 16 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, serta Kapolri Suyudi Ario Seto.

Adapun kedatangan Dasco setelah tekanan jual yang tajam membuat BEI memberlakukan penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt setelah IHSG terkoreksi 8 persen pada awal perdagangan.

Dasco mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan pasar modal Indonesia.

Baca Juga: Rakor Perdana Menko Bahlil Dihadiri Dasco, Kepala BIN, CEO Danantara, Hingga Kapolri

Pemerintah juga mendorong perbaikan di bursa untuk menindaklanjuti masukan dari lembaga pemeringkat dan penyedia indeks internasional, termasuk MSCI.

"Kami mengawasi kejadian-kejadian yang selama ini ada di bursa dan dalam peristiwa-peristiwa yang kemudian kami memonitor serta meminta kepada bursa untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka juga mengakomodasi pendapat-pendapat dari lembaga-lembaga rating internasional, termasuk dari MSCI,” ucap Dasco, Jumat 16 Oktober 2026.

Menurut Dasco, pemantauan tersebut dilakukan seiring upaya mendorong perbaikan tata kelola pasar modal agar dapat mengakomodasi berbagai masukan dari lembaga internasional.

Seperti diketahui, penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan konsultasi terkait rencana perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Baca juga: Dasco Pimpin Pembentukan Panja RUU Pemilu di Komisi II DPR, Bahtra Banong Jadi Ketua

MSCI menilai kemajuan reformasi transparansi kepemilikan saham serta pengawasan terhadap perilaku perdagangan di pasar modal Indonesia belum memadai. Pengumuman tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek saham Indonesia.

x|close