Airlangga Bantah Isu HP Gratis untuk Penerima Bansos: Nggak Pernah Dibahas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Okt 2026, 16:30
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait mengenai rencana pemberian telepon seluler atau handphone (HP) gratis bagi penerima bantuan sosial (bansos). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait mengenai rencana pemberian telepon seluler atau handphone (HP) gratis bagi penerima bantuan sosial (bansos). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait mengenai rencana pemberian telepon seluler atau handphone (HP) gratis bagi penerima bantuan sosial (bansos).

Airlangga menegaskan pemerintah tidak pernah membahas rencana tersebut.

"Nggak, memang nggak pernah kita bahas HP," ucap Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa 20 Oktober 2026.

Namun, Airlangga mengakui bahwa pemerintah tengah menyiapkan regulasi terkait program pembukaan rekening bagi masyarakat berusia 17 tahun.

Baca Juga: Hashim Ungkap Pemerintah Mau Beri Ponsel Gratis ke Masyarakat Buat Salurkan Bansos

Program tersebut masuk dalam agenda pemerintah pada kuartal IV-2026.

"Itu termasuk dalam program kuartal IV," ujarnya.

Mengenai waktu realisasi program tersebut, Airlangga mengatakan pemerintah masih mempersiapkan regulasinya.

"Kita lagi siapkan regulasinya," lanjutnya.

Sebelumnya, Utusan Presiden RI Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa pemerintah berencana memberikan ponsel gratis kepada masyarakat.

Perangkat tersebut nantinya dilengkapi rekening digital untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial dan bantuan tunai langsung kepada penerima.

"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital," ucap Hashim beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Wamenko Dradjad Buka Suara soal Rencana HP Gratis dan Rekening Rp50 Ribu untuk Rakyat

Hashim menjelaskan, rekening digital tersebut dirancang untuk mempermudah pemerintah menyalurkan bantuan tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima.

Melalui skema tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat dilakukan secara langsung dari pemerintah pusat kepada penerima manfaat.

"Terkait penyaluran bantuan tunai-mengingat Indonesia memiliki program bantuan tunai dan program sosial di mana pemerintah selama bertahun-tahun telah memberikan dana tunai kepada keluarga kurang mampu-seluruh bantuan tersebut tidak lagi akan disalurkan dalam bentuk uang tunai fisik," jelas Hashim.

x|close