Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya kamis 22 Oktober 2026, IHSG melanjutkan penguatannya sebesar 1,12 persen ke 5,387, dengan volume pembelian yang masih dominan.
MNC Sekuritas dalam kajiannya memperkirakan indeks berpeluang bergerak menuju level 5.458 hingga 5.563, meskipun investor perlu mewaspadai potensi koreksi dalam jangka pendek.
"Peluang menguat menuju 5.458-5.563. Waspadai potensi koreksi ke 5.332-5.366 dalam jangka pendek," tulis MNC Sekuritas.
Adapun level support IHSG berada di 5.185 dan 4.915, sedangkan level resistance berada di 5.404 dan 5.563.
Baca juga: Saham BUMN Unjuk Taring! Fundamental Kokoh Jadi Motor Kebangkitan IHSG
Baca juga: Saham-saham BUMN Perkasa, IHSG Kembali Bangkit
Seiring dengan proyeksi tersebut, ada empat saham yang perlu dicermati, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
BRMS - Buy on Weakness
BRMS terkoreksi 2,70 persen ke 432, disertai penurunan volume pembelian. Diperkirakan, posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: 416-432
Target Price: 474, 500
Stoploss: below 406
CUAN - Trading Buy
CUAN terkoreksi 1,78 persen ke 496, didukung munculnya volume pembelian. Saat ini, posisi CUAN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A.
Trading Buy: 484-494
Target Price: 595, 670
Stoploss: below 470
HRTA - Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82 persen ke 1,640, dengan volume pembelian yang masih dominan meskipun mulai mengecil. Saat ini, posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,560-1,630
Target Price: 1,750, 1,850
Stoploss: below 1,485
UNVR - Buy on Weakness
UNVR menguat 3,28 persen ke 1,415, disertai munculnya volume pembelian. Diperkirakan, posisi UNVR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,375-1,415
Target Price: 1,505, 1,570
Stoploss: below 1,355.
Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/aa.)