Teknologi Elektrifikasi Alat Berat Mulai Diuji di Tambang Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 19:46
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Indonesia. Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Indonesia. (United Tractors )

Ntvnews.id, Jakarta - Pengembangan teknologi elektrifikasi pada alat berat mulai diuji dalam kegiatan operasional pertambangan di Indonesia. Salah satunya melalui uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk tambang berkapasitas 100 ton yang dikembangkan PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI).

Pengujian berlangsung di area pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), yang kegiatan operasionalnya dikelola PT Pamapersada Nusantara (PAMA). PT United Tractors Tbk, sebagai distributor resmi alat berat Komatsu di Indonesia, turut mendukung pelaksanaan uji lapangan tersebut.

HD785-7 Hybrid EREV menggunakan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), yang menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan. Sementara itu, baterai dapat diisi melalui sumber listrik eksternal maupun mesin yang berfungsi sebagai generator.

Teknologi tersebut dikembangkan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Sistem ini juga berpotensi mendukung pengurangan emisi karbon dalam kegiatan operasional pertambangan.

Baca Juga: Bahlil Bocorkan Lima Lokasi Area Konsesi Tambang yang Disoroti Prabowo

PAMA menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam pengujian tersebut dengan berbekal pengalaman mengoperasikan lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 di berbagai proyek pertambangan. Pengalaman operasional ini dapat menjadi salah satu acuan untuk mengevaluasi kinerja dan daya tahan teknologi EREV dalam kondisi kerja yang sebenarnya.

Pemilihan area tambang Kideco bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai kinerja HD785-7 Hybrid EREV di lapangan. Evaluasi mencakup sejumlah aspek, antara lain efisiensi bahan bakar, produktivitas, keandalan unit, serta potensi dampaknya terhadap biaya operasional.

Hasil pengujian akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan produk sebelum memasuki tahap pengenalan ke pasar. Temuan dari pengujian ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi EREV pada alat berat di lingkungan pertambangan.

Pengembangan HD785-7 Hybrid EREV berlangsung di tengah upaya industri pertambangan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi emisi karbon. Hasil pengujian di Indonesia akan menjadi bagian dari proses evaluasi teknologi elektrifikasi untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan.

x|close