Ntvnews.id, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memperluas jangkauan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, melalui pembukaan pos layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) daerah setempat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Haery Yasdi, menjelaskan bahwa penyediaan akses administrasi, pusat informasi, serta penanganan pengaduan yang lebih dekat dengan masyarakat merupakan komponen krusial dalam menjaga keberlangsungan jangka panjang Program JKN.
Dengan beroperasinya pos layanan BPJS Kesehatan di MPP Tanah Datar, masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang utama yang berada di Kota Payakumbuh untuk mengurus berbagai keperluan administratif.
Pos layanan BPJS Kesehatan di MPP Tanah Datar dijadwalkan beroperasi secara tatap muka setiap hari Kamis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB guna memberikan alternatif layanan yang komunikatif dan responsif bagi warga.
Berbagai jenis layanan tatap muka yang dapat diakses di pos tersebut mencakup pendaftaran peserta baru untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), penambahan atau pengurangan anggota keluarga dalam satu kartu, pembaruan data kepesertaan, reaktivasi status kepesertaan yang nonaktif, layanan informasi umum, hingga penanganan pengaduan.
Berdasarkan data kependudukan semester I tahun 2026, capaian kepesertaan JKN per 1 Oktober 2026 di wilayah kerja Kantor Cabang Payakumbuh menunjukkan adanya variasi tingkat keaktifan peserta, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.
Kabupaten Lima Puluh Kota tercatat memimpin cakupan kepesertaan tertinggi dengan total mencapai 402.480 jiwa atau setara dengan 98,73 persen dari jumlah penduduk, serta mencatatkan tingkat keaktifan di angka 82,69 persen. Posisi berikutnya disusul oleh Kota Payakumbuh dengan cakupan kepesertaan sebanyak 148.513 jiwa (97,92 persen) dan memiliki tingkat keaktifan tertinggi yakni sebesar 85,82 persen.
Sementara itu, Kabupaten Tanah Datar berada di urutan berikutnya dengan capaian kepesertaan sebanyak 365.565 jiwa atau 94,81 persen, namun dengan tingkat keaktifan peserta yang masih berada di angka 68,74 persen.
“Kehadiran layanan MPP dan kanal tatap muka seperti Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA (08118165165), Care Center 165, dan VIOLA, diharapkan mampu mengedukasi warga agar status kepesertaan mereka tetap aktif,” ujar Haery.
Sejalan dengan langkah tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Datar, Yessy Akmaliza, mengungkapkan bahwa integrasi layanan JKN ke dalam MPP ini resmi direalisasikan usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara pihak BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh dan DPMPTSP.
“Saya berharap dengan dibukanya pos layanan JKN di MPP dapat memangkas jarak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan administratif,” ujar Yessy.
Selain bertujuan untuk mendekatkan fasilitas pelayanan kepada publik, kehadiran layanan terintegrasi ini ditargetkan mampu mendorong peningkatan cakupan kepesertaan secara menyeluruh sekaligus mendongkrak angka keaktifan peserta JKN di Kabupaten Tanah Datar secara signifikan.
Yessy menambahkan, integrasi layanan di MPP merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan standar pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau, praktis, dan responsif. Pihaknya bertekad menjadikan layanan JKN di MPP sebagai rujukan utama yang membantu masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administratif dengan lebih sederhana dan efisien, sehingga turut menghemat waktu serta biaya transportasi warga.
(Sumber: Antara)
Penandatanganan perjanjian Kerjasama (PKS) antara BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tanah Data (Antara)