OpenAI Dikabarkan Bakal Borong Chip AI Google

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Okt 2026, 16:26
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi. Logo OpenAI. (Foto: Reuters) Ilustrasi. Logo OpenAI. (Foto: Reuters)

Ntvnews.id, Jakarta - OpenAI dikabarkan berencana membeli chip kecerdasan buatan (AI) buatan Google.

Langkah ini menjadi sorotan karena kedua perusahaan bersaing ketat dalam pengembangan teknologi AI, tetapi mulai memperluas kerja sama komersial.

Laporan The Information pada Selasa (27/10/2026), yang dikutip Reuters dari sumber yang mengetahui persoalan tersebut, menyebut OpenAI berencana membeli chip AI Google untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat.

Rencana ini berpotensi mempererat hubungan OpenAI dengan Google, perusahaan teknologi di bawah naungan Alphabet. Meski bersaing dalam pengembangan produk AI dan layanan pencarian, keduanya mulai menjalin kerja sama di sejumlah bidang.

Pekan lalu, OpenAI mengumumkan akan menyediakan model AI terbarunya melalui layanan Google Cloud. Namun, laporan mengenai rencana pembelian chip tersebut belum mengungkap nilai transaksi maupun detail kesepakatan lainnya.

Google belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters. Sementara itu, OpenAI memilih tidak berkomentar.

Belanja Infrastruktur AI Tembus Ratusan Miliar Dolar

Rencana OpenAI tersebut muncul di tengah meningkatnya investasi perusahaan teknologi untuk memenuhi lonjakan permintaan komputasi AI. Amazon, Microsoft, dan Alphabet dilaporkan berencana menggelontorkan dana hingga total US$600 miliar sepanjang tahun ini untuk membangun infrastruktur AI.

Besarnya investasi tersebut juga memunculkan pertanyaan dari investor mengenai kapan belanja besar-besaran itu dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan. Selama ini, OpenAI menjadi salah satu pembeli terbesar unit pemrosesan grafis (GPU) buatan Nvidia.

Chip tersebut digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI, termasuk teknologi yang mendukung ChatGPT. Namun, OpenAI juga mulai mencari alternatif. Reuters melaporkan pada Juni 2025 bahwa perusahaan tersebut telah menyewa chip AI buatan Google.

Chip AI Google Jadi Alternatif Nvidia

Google mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU), chip khusus yang dirancang untuk menangani beban kerja AI. Teknologi ini semakin dilirik sebagai alternatif GPU Nvidia, terutama ketika perusahaan mencari pilihan komputasi yang lebih terjangkau.

Google bahkan mulai menjual TPU secara langsung kepada sejumlah pelanggan pada tahun ini. Permintaan terhadap chip tersebut turut didorong oleh kesepakatan dengan sejumlah perusahaan AI, termasuk Anthropic, yang juga mengembangkan teknologi pesaing OpenAI.

Alphabet sebelumnya memperkirakan akan mulai membukukan sebagian kecil pendapatan dari perjanjian penjualan TPU pada akhir tahun ini. Sebagian besar pendapatan dari kesepakatan tersebut diperkirakan baru tercatat pada 2027, menurut pernyataan Chief Financial Officer Alphabet, Anat Ashkenazi.

Investor kini juga menantikan laporan keuangan kuartalan Alphabet yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah sejauh mana investasi AI mampu mendorong pertumbuhan bisnis komputasi awan atau cloud perusahaan.

OpenAI Juga Kembangkan Chip AI Sendiri

Di tengah upaya mencari pasokan komputasi tambahan, OpenAI juga mengembangkan chip AI miliknya sendiri. Pada Juni lalu, perusahaan tersebut memperkenalkan chip AI kustom pertamanya yang dirancang bersama Broadcom.

OpenAI menyatakan berencana mulai menggunakan prosesor tersebut pada akhir tahun ini sebagai bagian dari program pengembangan chip dalam beberapa generasi. Langkah ini menunjukkan bahwa OpenAI tidak hanya mengandalkan satu pemasok untuk memenuhi kebutuhan komputasinya.

Kerja sama dengan penyedia infrastruktur lain, termasuk Google, berpotensi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian model AI yang semakin kompleks.