Ntvnews.id, Jakarta - Kabar kurang menyenangkan datang bagi calon pembeli ponsel lipat pertama Apple, iPhone Duo.
Setelah ludes terjual hanya dalam hitungan jam saat masa pemesanan awal dibuka pada 16 Oktober 2026, ketersediaan perangkat ini dipastikan masih terbatas dalam waktu dekat.
Bahkan, konsumen yang memesan iPhone Duo melalui situs resmi Apple saat ini harus menghadapi perkiraan waktu pengiriman hingga Januari 2027.
Mengutip GSM Arena, Rabu (3/11/2026), Apple sebelumnya juga telah memperingatkan adanya keterbatasan stok di sejumlah toko menjelang peluncuran perangkat tersebut. Kondisi ini tampaknya belum akan segera membaik.
CEO Apple, John Ternus, mengakui pasokan iPhone Duo masih belum mampu memenuhi permintaan pasar. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Apple mengumumkan hasil keuangan kuartal September yang mencatatkan rekor.
Ternus mengatakan, ketersediaan iPhone Duo masih terbatas hingga saat ini. Meski peningkatan kapasitas produksi berjalan dengan baik, Apple belum bisa memastikan kapan pasokan perangkat tersebut akan seimbang dengan permintaan konsumen.
Chief Operating Officer (COO) Apple, Sabih Khan, menyampaikan pernyataan serupa dalam konferensi pendapatan perusahaan bersama para analis.
Menurutnya, sangat sulit memprediksi kapan kondisi pasokan dan permintaan iPhone Duo akan kembali seimbang.
Saat ini, konsumen yang memesan iPhone Duo melalui Apple harus menunggu hingga Januari 2027. Sementara itu, stok di toko fisik juga masih terbatas untuk pemesanan secara online.
Menariknya, kondisi tersebut terjadi meskipun Apple dilaporkan telah meningkatkan pesanan komponen kepada pemasok. Pada bulan lalu, perusahaan bahkan disebut memesan 44 persen lebih banyak unit dibandingkan sebelumnya.
Baca Juga: iPhone Air 2 Bakal Hadir dengan Kamera Ganda dan Baterai Lebih Besar
Apple Tanggapi Keluhan Layar iPhone Duo
Selain membahas keterbatasan stok, Ternus juga menanggapi laporan kerusakan layar bagian dalam yang dialami sejumlah pembeli awal iPhone Duo.
Dia menyebutkan bahwa hanya sebagian sangat kecil unit yang dikembalikan karena mengalami masalah pada layar.
Apple, lanjut Ternus, telah menangani laporan tersebut dengan mengganti perangkat milik konsumen yang terdampak.
Pernyataan ini sejalan dengan penjelasan perusahaan pada pekan sebelumnya. Saat itu, Apple mengarahkan pengguna yang mengalami masalah layar untuk memanfaatkan layanan AppleCare.
Apple Prediksi Pendapatan Terus Tumbuh
Di sisi lain, hasil keuangan Apple untuk kuartal September belum mencakup penjualan iPhone Duo. Pasalnya, perangkat lipat tersebut baru mulai dipasarkan pada 23 Oktober 2026.
Untuk kuartal berikutnya yang mencakup periode liburan akhir tahun, Apple memperkirakan pendapatan perusahaan akan tumbuh antara 7 hingga 10 persen.
Chief Financial Officer (CFO) Apple, Kevan Parekh, mengatakan proyeksi tersebut telah mempertimbangkan kondisi keterbatasan pasokan yang dihadapi perusahaan.
Menurutnya, perkiraan itu merupakan gambaran terbaik Apple mengenai kondisi pasokan saat ini.
Dengan tingginya permintaan dan keterbatasan produksi, calon pembeli iPhone Duo tampaknya masih harus bersabar. Apple sendiri belum memberikan kepastian kapan ketersediaan ponsel lipat pertamanya tersebut akan kembali normal.
iPhone Duo. (Foto: Apple)