Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Airlangga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada pada kuartal III 2026 mencapai 5,47 persen secara tahunan atau year on year (yoy) di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Belanja pemerintah digenjot dan tentu belanja pemerintah ini sebagian dari konsumsi daripada program-program pemerintah unggulan termasuk MBG dan juga kooperasi KDKMP," ucap Airlangga, Kamis 5 November 2026.
Airlangga menyebut konsumsi pemerintah mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 8,95 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh sekitar 5,66 persen.
Baca Juga: Airlangga: Sektor Manufaktur Tengah Bergeliat
Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 ditopang oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,04 persen.
Konsumsi rumah tangga juga menjadi komponen utama perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 51,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Pertumbuhan di kuartal III ini didorong oleh berbagai komponen, yaitu permintaan domestik yaitu daya beli masih tumbuh secara konsumen 5,04 persen, konsumen rumah tangga dan kontribusinya 51,97 dari PDB nasional," lanjutnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 tumbuh sebesar 5,47 persen secara tahunan.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada kuartal III 2025 yang sebesar 5,04 persen.
Baca Juga: BPS: Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen pada Kuartal III 2026
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menyampaikan konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 tumbuh solid sebesar 5,47 persen secara tahunan, utamanya ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang masih terjaga," ujar Edy.
Di sisi lain, sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pada kuartal III 2026.
Vietnam tumbuh 10 persen, Singapura 5,4 persen, Malaysia 5,3 persen, China 4,5 persen, Korea Selatan 3,4 persen, dan Amerika Serikat 2,1 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/10/2026) (Antara)