Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyetujui penambahan PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai bank devisa untuk penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).
Dengan penambahan tersebut, jumlah bank devisa yang dapat melayani penempatan DHE SDA kini menjadi 16 bank, terdiri dari lima bank BUMN dan 11 bank non-BUMN.
"Terkait bank devisa untuk penempatan DHE SDA telah disepakati menjadi 16 bank, 5 bank BUMN dan 11 bank non BUMN. Menyetujui permohonan dari Bank OCBC NISP Tbk," ucap Airlangga dalam Sosialisasi Perkembangan Implementasi DHE SDA, Jumat 6 November 2026.
Airlangga mengajak para eksportir untuk memenuhi kewajiban pemasukan dan penempatan DHE SDA sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Pemerintah Longgarkan Aturan DHE SDA Mulai Berlaku 1 September 2026
Ia juga meminta perbankan memastikan layanan rekening khusus (reksus) DHE SDA berjalan lancar.
"Kami mengajak para eksportir untuk memenuhi kewajiban pemasukan penempatan DHE sesuai ketentuan di kedua PP dan pihak perbankan memastikan layanan reksus DHE SDA berjalan secara lantai, lancar, serta KL terkait untuk memperkuat koordinasi pelayanan dan pengawasan," ungkap Airlangga.
Dia menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi kebijakan secara berkala untuk menjaga stabilitas sekaligus memastikan kegiatan ekspor berjalan dengan baik.
"Pemerintah terus secara periodik mengevaluasi kebijakan agar stabilitas terjaga dan ekspor dapat berjalan dengan baik," jelasnya.
Baca juga: Airlangga Ungkap Empat Negara Dikecualikan dari Kebijakan DHE SDA
Daftar terbaru bank devisa penempatan DHE SDA:
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)
5. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)
6. Standard Chartered Bank
7. Deutsche Bank AG
8. MUFG Bank, Ltd.
9. PT Bank SMBC Indonesia Tbk
10. PT Bank HSBC Indonesia
11. Bank of China
12. PT Bank ICBC Indonesia
13. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
14. JP Morgan Chase Bank, Ν.Α.
15. Citibank, N.A.
16. PT Bank OCBC NISP Tbk (tambahan bank devisa sesuai evaluasi di Rakortas 3 November 2026).
Bertepatan dengan HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun.