Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan The Jakarta Toys and Comics Fair (JTCAF) 2026 yang kembali digelar untuk ke-21 kalinya. Ajang bergengsi ini berlangsung di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari–1 Februari 2026, dan terus konsisten menjadi motor penggerak subsektor ekonomi kreatif, khususnya mainan koleksi dan komik.
Diselenggarakan oleh SACCA Production bekerja sama dengan Provaliant, Jakarta Toys & Comics Fair telah menjelma menjadi bazar tahunan yang tak hanya dinanti para kolektor, tetapi juga menjadi etalase strategis bagi para kreator dan desainer lokal.
Baca Juga: Menteri Ekraf Paparkan Capaian 2025, Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Nasional
“The Jakarta Toys and Comic Fair telah menjadi etalase strategis bagi para kreator dan desainer, dengan penyelenggaraan rutin yang memberi kepastian bagi para kreator. Saya mengapresiasi SACCA Production atas konsistensinya selama 21 tahun membangun kolaborasi dan menggerakkan pertumbuhan industri toys and comics Indonesia,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.
Sebagai pameran berskala nasional bertema “Toys, Comics and Collectibles”, JTCAF juga masuk dalam Agenda Tahunan Kota Jakarta. Ajang ini mempertemukan kreator, kolektor, komunitas, hingga pelaku industri, sekaligus menjadi panggung peluncuran produk dan prototipe terbaru dari produsen lokal maupun internasional. Pada penyelenggaraan tahun 2025, acara ini bahkan berhasil menarik 19.812 pengunjung, menandakan tingginya antusiasme publik.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya, hadir dalam penyelenggaraan The Jakarta Toys and Comics Fair (JTCAF) 2026 di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari. (Dok.Ekraf)
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekraf juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan intellectual property (IP) lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
“Sekarang ini adalah zamannya bisnis IP dan IP derivatif. Karya kreatif tidak berhenti di desain toys atau komik, tetapi dapat berkembang menjadi film, animasi, hingga gim. Karena itu, dukungan ekosistem, baik dari pemerintah maupun swasta seperti Provaliant menjadi penting agar para kreator dapat fokus menghasilkan karya, sementara aspek pengembangan dan komersialisasi dikelola secara kolaboratif,” ujar Menteri Ekraf.
Founder & CEO SACCA Production sekaligus Promoter Jakarta Toys & Comics Fair, Riza Satyagraha, menilai keberlanjutan acara selama lebih dari dua dekade menjadi bukti kuatnya ekosistem kreatif Indonesia.
“Ini adalah tahun ke-21 Jakarta Toys & Comics Fair sejak pertama kali digelar pada 2005. Meski sempat tertunda satu tahun saat pandemi, kami bersyukur acara ini bisa terus berjalan dan menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif, komunitas kolektor, hingga brand lokal dan internasional, agar kreativitas lokal mampu bersaing dan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM, khususnya di sektor fashion dan industri kreatif,” ujar Riza.
Ia menambahkan, JTCAF juga berperan dalam mendorong pertumbuhan UMKM, terutama di sektor fashion dan industri kreatif berbasis komunitas.
Sementara itu, Owner Provaliant Group Chandra Sugiono menegaskan komitmen perusahaannya dalam memperkuat ekosistem IP lokal. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun mengelola dan memonetisasi IP internasional, Provaliant hadir sebagai mitra strategis bagi kreator Indonesia.
“Saya bangga sekali ini tahun kedua kami dari Provaliant ikut bergabung di event ini karena sejalan dengan misi kami, elevating your IP from vision to commerce. Kami sedang membangun ekosistem untuk membantu IP-IP lokal, dari visi kreator hingga menjadi IP yang berkelanjutan dan mampu bertahan melalui komersialisasi dan monetisasi, berdasarkan pembelajaran dari IP internasional,” ungkap Chandra.
Dalam kunjungannya, Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyempatkan diri meninjau berbagai booth IP lokal, di antaranya BumiLangit Universe, Almanak Ghoib, Beastnolyze, Eastwood.Gun, dan sejumlah kreator lainnya yang menampilkan karya-karya orisinal kebanggaan Indonesia.
Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam acara tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam serta Direktur Gim Luat S.P. Sihombing.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya, hadir dalam penyelenggaraan The Jakarta Toys and Comics Fair (JTCAF) 2026 di Kartika Expo Center, Jakarta, pada 31 Januari. (Dok.Ekraf)