Ntvnews.id, Jakarta - Lapisan pelindung kulit atau yang biasa disebut skin barrier berperan menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor yang dapat menyebabkan iritasi.
Seperti Dermatolog Geeta Yadav menjelaskan skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang tersusun dari sel kulit dan lemak seperti ceramide. Lapisan tersebut membantu menjaga air tetap berada di dalam kulit sehingga menjadi pelindung dari lingkungan luar.
Dikutip dari Real Simple pada Selasa 22 September 2026, skin barrier yang melemah karena beberapa faktor, mulai dari penggunaan produk eksfoliasi secara berlebihan, pembersih yang terlalu keras, retinoid, paparan sinar matahari, hingga cuaca yang kering.
Selanjutnya, disampaikan juga oleh Dermatolog Mona Gohara apabila kulit mengalami gangguan pada lapisan pelindungnya dapat menunjukkan sejumlah tanda, seperti terasa perih ketika menggunakan produk perawatan yang biasanya tidak menimbulkan masalah, terasa kencang setelah mencuci wajah, kemerahan, kering, atau mengelupas.
Baca Juga: Rahasia Kulit dan Rambut Sehat ala Korea, Bukan Cuma soal Skincare
Gohara menyarankan Ketika kondisi tersebut muncul, dianjurkan untuk mengurangi penggunaan produk perawatan yang berpotensi mengiritasi kulit dan kembali pada rutinitas yang lebih sederhana.
Rutinitas tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan pembersih wajah yang lembut, pelembap, dan tabir surya. Dan disarankan menggunakan Pelembap dengan kandungan seperti ceramide, niacinamide, gliserin, atau panthenol agar dapat membantu menjaga kelembapan kulit.
Baca Juga: Kulit Sehat Berawal dari Skin Barrier yang Kuat, Ini Tips Perawatannya
Yadav juga menyampaikan pemilihan produk perawatan kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Untuk kulit yang sangat kering atau sensitif membutuhkan perhatian berbeda dibandingkan kulit yang hanya mengalami kekeringan ringan.
Selain produk perawatan, kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan. Penggunaan air yang terlalu panas saat mandi atau mencuci wajah dapat membuat kulit semakin kering.
Paparan sinar matahari juga dapat memengaruhi kondisi skin barrier. Karena itu, penggunaan tabir surya secara rutin tetap diperlukan sebagai bagian dari perawatan kulit.
Gohara mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan terlalu banyak produk perawatan kulit secara bersamaan, khususnya saat kulit sedang mengalami iritasi. Pemakaian produk yang berlebihan dapat menyulitkan dalam mengidentifikasi kandungan tertentu yang menjadi penyebab munculnya masalah pada kulit.
Baca Juga: Terkuak! Siasat Oknum Kosmetik Berbahaya, Dokter Kulit: Diendorse sama Diedarkan Bisa Lain Produknya
Pada dasarnya, menjaga skin barrier dapat dilakukan dengan memastikan kulit tetap terhidrasi serta menghindari berbagai kebiasaan yang berpotensi memicu iritasi. Perawatan kulit yang sederhana, tepat, dan dilakukan secara rutin dapat membantu mempertahankan fungsi lapisan pelindung kulit.
(Sumber: ANTARA)
Ilustrasi kecantikan/perawatan kulit (Istimewa)