Ntvnews.id, Jakarta - The Recording Academy memastikan kategori baru Asian Pop Music Performance akan menjadi bagian dari Grammy Awards 2027. Keputusan tersebut diambil setelah lembaga penyelenggara Grammy berdialog dengan sejumlah komunitas musik Asia dalam beberapa pekan terakhir.
CEO The Recording Academy Harvey Mason Jr. mengatakan pihaknya membuka ruang bagi berbagai pandangan sebelum memastikan keberlanjutan kategori tersebut. Masukan yang diterima berasal dari kalangan yang mendukung maupun yang mempertanyakan kehadiran kategori Musik Pop Asia.
Dalam laporan Variety pada Kamis, 1 Oktober 2026, Mason menyebut dialog tersebut menjadi kesempatan bagi The Recording Academy untuk memahami secara langsung pandangan komunitas musik Asia sekaligus menjelaskan sejumlah hal yang dinilai masih disalahpahami.
"Kami mendengar masukan jujur dari anggota komunitas yang tidak mendukung keberlanjutan kategori ini. Kami juga mendengar pendapat dari mereka yang sebelumnya tidak memiliki informasi akurat mengenai kategori tersebut, dan kesempatan untuk meluruskan kesalahpahaman ini sangatlah berharga," katanya.
Di sisi lain, Mason mengatakan dukungan terhadap kategori tersebut juga datang dari sejumlah kreator musik. Menurut dia, suara yang menginginkan kategori itu tetap ada menjadi salah satu masukan penting dalam proses pengambilan keputusan.
Baca Juga: Penghargaan Artist Director Honors di MTV VMAs 2026 Jatuh ke Tangan Taylor Swift
"Namun, masukan yang paling dominan justru datang dari mereka yang sangat mendukung kategori ini, sesama kreator musik yang menyatakan dukungannya agar kategori ini tetap dipertahankan," ia menambahkan.
Mason mengakui keputusan untuk mempertahankan Asian Pop Music Performance tidak sepenuhnya dapat diterima oleh seluruh pihak. Namun, The Recording Academy tetap memilih untuk memasukkan kategori tersebut dalam perhelatan Grammy tahun depan.
Ia menyadari bahwa keputusan The Recording Academy untuk menghadirkan kategori penghargaan Asian Pop Music Performance tidak akan memuaskan semua pihak, dan "tidak terasa menyenangkan."
Menurut Mason, The Recording Academy menilai keberadaan kategori baru tersebut tetap memiliki tempat dalam perkembangan komunitas musik secara luas. Ajang Grammy Awards 2027 pun akan menjadi momentum pertama bagi para nomine kategori tersebut untuk mendapatkan pengakuan dalam penghargaan Grammy.
"Namun, pada saat yang sama, kami yakin ini merupakan keputusan yang tepat bagi komunitas musik secara keseluruhan," kata Mason.
"Kami menantikan momen untuk merayakan para nomine kategori Asian Pop Music Performance di ajang Grammy Awards 2027," katanya.
Baca Juga: Terima Penghargaan BPS, BSSN Tegaskan Digitalisasi Pemerintahan Mutlak Dilakukan
The Recording Academy juga menyebut jumlah karya yang diajukan untuk bersaing dalam kategori Musik Pop Asia cukup signifikan. Hal tersebut menunjukkan tingginya partisipasi musisi dalam kategori yang akan diperebutkan pada Grammy Awards 2027.
Meski demikian, pembentukan kategori khusus Musik Pop Asia tidak lepas dari perdebatan. Sejumlah musisi menyampaikan kekhawatiran bahwa pembagian kategori berdasarkan wilayah maupun bahasa berpotensi membuat musik dan artis semakin terkotak-kotakkan.
Salah satu penolakan datang dari grup K-pop BTS. Grup asal Korea Selatan tersebut menyatakan tidak akan ambil bagian dalam Grammy Awards 2027 karena tidak sependapat dengan konsep pengelompokan musik berdasarkan wilayah atau bahasa.
BTS menyampaikan bahwa musik seharusnya dapat dinikmati tanpa pembatasan berdasarkan asal wilayah maupun bahasa yang digunakan dalam karya mereka.
"Kami berharap musik kami dapat didengar dan dicintai apa adanya, tanpa dibedakan berdasarkan wilayah atau bahasa," demikian antara lain isi pernyataan BTS, yang sudah lima kali masuk nominasi penerima Grammy Awards.
(Sumber: Antara)
trofi grammy awards