Ntvnews.id, Jakarta - Setelah kurang lebih satu tahun menghilang dari hadapan publik dan media sosial, aktor Aron Ashab kembali muncul dengan pengakuan mengejutkan. Ia mengklaim bahwa dirinya menjadi korban penculikan, penahanan ilegal, hingga penyiksaan fisik oleh oknum tertentu yang diduga melibatkan kelompok preman di sebuah lokasi terpencil.
Kemunculan Aron langsung menarik perhatian publik setelah ia mengunggah pernyataan panjang melalui akun Instagram pribadinya pada 14 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut, Aron mengisyaratkan telah melewati masa-masa sulit dan traumatik selama dirinya tidak terlihat di ruang publik.
Bahkan, Aron mengaku berhasil melarikan diri dari tempat ia ditahan dan kini sudah kembali ke Jakarta. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam dan berencana membawa kasus ini ke jalur hukum.
Aron mengklaim keberadaannya selama setahun terakhir adalah akibat tindakan sekelompok orang yang menyekapnya secara paksa. Ia menggambarkan pengalamannya tersebut sebagai bentuk penculikan bayaran yang disertai tindak kekerasan fisik.
"Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara. Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu, dan ga fikir panjang kalo kali ini yang dia 'garap' itu gw,"
"Basically you chose the wrong motherfucker to mess with this time,” tulis Aron dalam Instagramnya, 16 Oktober 2026.
Baca Juga: Ngeri! Kylian Mbappe Jadi Target Penculikan
Aron menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan tindakan kriminal apa pun yang melandasi penyekapan tersebut. Menurutnya, tindakan para pelaku sudah melangkahi hukum yang berlaku. Aron mengaku telah berkonsultasi dengan tiga kuasa hukum untuk membawa kasus ini ke kepolisian.
"Gw tau kalian baca ini wahai para preman penunggang agama yang main hakim sendiri, ngelakuin ini semua ke gw tanpa gw melakukan TINDAK KRIMINAL APAPUN. keren sih lo. Berasa anda semua diatas hukum. Tenang, ini bakal panjang. Expect some dramas, some NEW MUSIC (read: Album) dan buat yang make jasa penculik tersebut, silahkan expect panggilan polisi dan sampai bertemu di meja hijau,” tegasnya.
Dalam penjelasannya, Aron menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa lepas dari cengkeraman pihak penahan. Ia berhasil melarikan diri dengan berpura-pura bersikap akrab kepada orang-orang yang mengawasinya, lalu memanfaatkan celah untuk kabur. Selama perjalanan melarikan diri dari tempat terpencil menuju Jakarta, ia mengaku banyak dibantu oleh warga setempat.
Baca Juga: Polisi Tutup Kasus Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya
"Anyway gw baru sampe Jakarta dari tempat antah berantah itu. Baru sekali kalinya gw naek bus antar kota, naik motor nyambung nyambung, dibantuin warga warga juga ada yg anter naik mobil yang cukup membuat surprise karna mereka percaya sama cerita gw dan nolongin gw kabur,” ujar Aron menceritakan proses pelariannya.
Setelah menempuh perjalanan panjang dan berhasil tiba kembali di Jakarta, Aron menyatakan ingin mengambil waktu untuk beristirahat guna memulihkan kondisi fisik serta mentalnya. Di samping fokus pada rencana jalur hukum, ia juga mengisyaratkan akan kembali aktif berkarya di industri hiburan, termasuk memproses album musik barunya.
Pengakuan Aron Ashab ini mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat publik. Meski demikian, klaim serta tuduhan berat terkait dugaan penculikan dan kekerasan ini masih memerlukan konfirmasi resmi lebih lanjut serta klarifikasi dari pihak-pihak terkait dan aparat penegak hukum.
Aron Ashab (Instagram)