Puasa Syawal Atau Puasa Qadha Dulu? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 15:15
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Khalid Basalamah Khalid Basalamah (Youtube: Khalid Basalamah)

Ntvnews.id, Jakarta - Setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat muslim biasa dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah Syawal selama enam hari. Hal ini seperti sabda Nabi Muhammad SAW.

"Siapa yang melakukan puasa Ramadhan lantas ia ikutkan dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa setahun penuh." (HR Muslim: 1164).

Baca Juga: 5 Tanda Kolesterol Naik Setelah Lebaran dan Cara Mengatasinya

Namun banyak pertanyaan mengenai mendahulukan puasa syawal atau puasa qadha. Hal ini bakal dijelaskan oleh Ustaz Khalid Basalamah mana yang lebih didahulukan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Khalid Z.A Basalamah (@khalidbasalamahofficial)

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan lebih lanjut bahwa puasa Syawal dilakukan alahkah baiknya secepat mungkin atau hari kedua setelah merayakan lebaran.

Namun jika ada sebagian muslim memiliki hutang puasa atau yang disebut puasa Qadha, maka yang lebih utama dan harus didahulukan adalah puasa Qadha dibanding puasa Syawal.

Selain itu juga, Ustaz Khalid Basalamah menuturkan lebih lanjut bahwa tidak menjadi masalah jika melakukan Puasa Syawal di akhir-akhir bulan Syawal, selama itu masih berada di bulan Syawal.

x|close