Viral Anggota TNI Dituding LGBT, Jenderal Kopassus Bilang Begini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 10:44
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi TNI. (Antara) Ilustrasi TNI. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang menampilkan seorang anggota TNI mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial. Video tersebut berisi sejumlah foto seorang prajurit bersama teman prianya yang kemudian memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Perhatian publik tidak hanya tertuju pada foto-foto yang beredar, tetapi juga pada penampilan, gestur, serta interaksi keduanya yang dinilai sebagian netizen sebagai sesuatu yang tidak biasa. Dalam narasi yang menyertai unggahan tersebut, seorang pria yang disebut sebagai teman prajurit itu juga diklaim mengaku merindukan anggota TNI tersebut.

Spekulasi semakin berkembang setelah sejumlah unggahan lain menampilkan momen kebersamaan mereka. Dari rangkaian konten yang beredar, sebagian pengguna media sosial menduga keduanya memiliki hubungan spesial dan mengaitkannya dengan isu LGBT atau ketertarikan sesama jenis.

Menanggapi viralnya tuduhan tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) TNI, Brigjen Donny Pramono, menegaskan bahwa TNI AD telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kasus yang menjadi sorotan publik itu.

Baca Juga: 3 Wilayah Indonesia Terdampak Tsunami Usai Gempa M 7,7 Filipina, Gelombang Terdeteksi hingga 0,19 Meter

“Menyikapi beredarnya video dan foto di media sosial yang dikaitkan dengan dugaan perilaku LGBT seorang prajurit, TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh melalui pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisik, pemeriksaan Mental Ideologi serta penelusuran jejak digital,” kata Donny dikutip Senin (8/6/2026).

Menurut Donny, seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Hasilnya, tidak ditemukan bukti yang mendukung tuduhan yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut.

Jenderal Kopassus itu menegaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan tidak menemukan adanya hubungan menyimpang sebagaimana yang dituduhkan kepada prajurit yang bersangkutan.

“Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit yang bersangkutan dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial,” ujar dia.

Lebih lanjut, Donny menjelaskan bahwa konten yang viral tersebut berasal dari unggahan seorang warga sipil yang diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan prajurit TNI tersebut. Namun, unggahan itu kemudian berkembang menjadi berbagai spekulasi yang tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Baca Juga: Rupiah Terpuruk di Awal Pekan, Melemah ke Rp18.107 per Dolar AS

Ia menegaskan bahwa keterangan para saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, hingga penelusuran jejak digital menunjukkan kesimpulan yang sama.

“Keterangan saksi, hasil pemeriksaan kesehatan, serta penelusuran jejak digital secara konsisten tidak menemukan indikasi adanya perilaku menyimpang sebagaimana yang dituduhkan,” ungkapnya.

Meski tidak menemukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan, TNI AD tetap menegaskan komitmennya untuk menindak setiap bentuk pelanggaran disiplin maupun norma yang dilakukan oleh prajurit.

“Namun dalam kasus ini, hasil pendalaman tidak menemukan dasar yang cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran terkait LGBT ataupun perbuatan asusila. Meski demikian, pembinaan tetap akan dilakukan guna meningkatkan kehati-hatian dalam pergaulan dan penggunaan media sosial,” tegas dia.

x|close