Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam operasi senyap tersebut, lembaga antirasuah itu turut menjaring Bupati Muara Enim, Edison Edison. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, kepada wartawan, Senin (8/6).
Namun, ia belum membeberkan secara rinci terkait perkara yang sedang diusut KPK dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Sementara itu, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa total ada 10 orang yang diamankan dalam OTT ini.
"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta," tutur Budi.
Ia juga menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung di lapangan.
"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangan nya," lanjutnya.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Edison diketahui merupakan politikus Partai NasDem. Ia terpilih pada Pilbup Muara Enim berpasangan dengan politisi PDIP, Sumarni. Pasangan ini meraih 114.258 suara atau 38,76% dari total suara sah. Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Edison.
Bupati Muara Enim Edison (Wikipedia)