Polemik Panjang RS Sumber Waras Tuntas di Tangan Pramono, Kini Segera Dibangun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jun 2026, 19:43
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Setelah bertahun-tahun menjadi polemik, proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras di Jakarta Barat memasuki babak baru. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan peletakan batu pertama (groundbreaking) rumah sakit tersebut dijadwalkan pada Agustus 2026.

Menurut dia, penyelesaian persoalan RS Sumber Waras menjadi salah satu capaian penting Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah proyek tersebut mengalami kebuntuan selama sekitar 14 tahun.

"Alhamdulillah Rumah Sakit Sumber Waras yang kurang lebih 14 tahun tidak terselesaikan juga akhirnya selesai. Mudah-mudahan pada bulan Agustus ini akan dilakukan groundbreaking, karena ini akan menjadi rumah sakit internasional," ujarnya saat meresmikan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Selasa, 30 Juni 2026.

Pramono juga menjelaskan, proyek pembangunan RS Sumber Waras sempat tertunda selama beberapa periode kepemimpinan gubernur sebelumnya. Namun kini seluruh persoalan yang menghambat pembangunan telah berhasil diselesaikan sehingga proyek dapat segera direalisasikan.

Baca Juga: Pramono: Lahan Sumber Waras Tak Lagi Bermasalah dan Siap Dibangun RS Tipe A

Lahan Sumber Waras <b>(NTVNews.id/ Adiansyah)</b> Lahan Sumber Waras (NTVNews.id/ Adiansyah)

Ia optimistis pembangunan rumah sakit berstandar internasional tersebut akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Jakarta sekaligus menjadi salah satu fasilitas kesehatan unggulan bagi masyarakat.

"Sudah 14 tahun. Dan rumah sakit ini sekarang sudah selesai, segera akan kami lakukan groundbreaking, mudah-mudahan akan menjadi rumah sakit internasional," ungkapnya.

Selain menyoroti penyelesaian proyek RS Sumber Waras, Pramono juga mengungkapkan keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menuntaskan proyek monorel di kawasan Jalan Rasuna Said yang sempat mangkrak selama lebih dari 21 tahun.

Menurutnya, penyelesaian berbagai proyek strategis yang sebelumnya terhambat tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum.

"Secara khusus Bapak Jaksa Agung, saya ingin menyampaikan terima kasih karena koordinasi, kerja sama yang baik dengan jajaran Bapak yang selama ini dulu tidak tersentuh, tidak terselesaikan, akhirnya terselesaikan dengan baik," ucap Pramono.

x|close