Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Bangun Terowongan Penghubung di Bawah Tanah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 20:48
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung. Pramono Anung. (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta supaya pengelola Senayan City dan Plaza Senayan membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan kedua pusat perbelanjaan tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi kemacetan di kawasan tersebut akibat tingginya aktivitas penyeberang jalan.

Ia menambahkan, rencana pembangunan terowongan penghubung bukan sekadar wacana. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendorong proyek tersebut agar segera direalisasikan demi meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Senayan City dengan Plaza Senayan, itu juga akan saya wajibkan untuk dihubungkan di bawah. Egonya memang dari dulu tidak pernah ketemu," kata Pramono dalam agenda diskusi di kawasan Jakarta Selatan, dikutip pada Rabu, 1 Juli 2026.

Menurutnya, gagasan membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan kedua mal sebenarnya telah dibahas sejak lama. Namun hingga kini proyek tersebut belum terealisasi karena masing-masing pengelola dinilai masih mempertahankan kepentingannya sendiri.

Ia menilai kondisi tersebut tidak boleh terus berlarut-larut, mengingat keberadaan terowongan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun kedua pusat perbelanjaan.

Plaza Senayan <b>(Instagram @plaza_senayan)</b> Plaza Senayan (Instagram @plaza_senayan)

Sebagai bentuk ketegasan, Pramono mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta tidak menutup kemungkinan menaikkan pajak bagi kedua pengelola mal apabila pembangunan terowongan terus diabaikan.

Menurutnya, aktivitas di kawasan tersebut turut memicu kepadatan lalu lintas sehingga pemerintah memiliki dasar untuk mengambil kebijakan yang mendorong penyelesaian proyek tersebut.

"Kalau tidak mau disambungkan, ya sudah, pajaknya kita naikkan karena mengganggu lalu lintas. Itulah cara kerja kita," ucap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia meyakini pembangunan terowongan bawah tanah akan memberikan keuntungan bagi Senayan City maupun Plaza Senayan. Selain mempermudah mobilitas pengunjung, konektivitas antar-mal juga diyakini mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung aktivitas bisnis di kedua kawasan tersebut.

Ia bahkan menyebut ancaman kenaikan pajak menjadi cara paling efektif agar kedua pengelola segera duduk bersama dan mencapai kesepakatan.

"Jadi kita tidak usah repot, pajaknya dinaikkan saja, pasti mereka akan bersedia untuk bernegosiasi karena hal itu saling menguntungkan mereka berdua. Menguntungkan Plaza Senayan, menguntungkan Senayan City," ujarnya.

Meski demikian, Pramono mengakui bahwa proyek tersebut selama ini terhambat karena belum adanya kesepahaman antara kedua belah pihak.

x|close