Pramono: Pendidikan Fondasi Jakarta Menuju Kota Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 11:05
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Gedung SMA Labschool Ciracas di Jalan H. Baping, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, 16 Juli 2026.

Peresmian gedung baru seluas sekitar 9.800 meter persegi yang dilengkapi berbagai fasilitas pembelajaran modern itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

"Kehadiran fasilitas pendidikan yang semakin baik merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing," katanya.

Baca Juga: Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov DKI, Guru Jadi Formasi Terbanyak

Pramono juga turut mengapresiasi Yayasan Pendidikan Sumber Setia Berkah, jajaran SMA Labschool Ciracas, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan pembangunan gedung sekolah tersebut.

Menurutnya, menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan kualitas manusia sebagai penggerak pembangunan masa depan.

"Pendidikan menjadi salah satu investasi terpenting untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi berbagai perubahan zaman," tutur politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pemprov DKI Perkuat Akses Pendidikan

Pramono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program unggulan. Saat ini, sebanyak 707.477 siswa menerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, sementara 15.825 mahasiswa memperoleh bantuan melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Selain itu, Pemprov DKI bersama Baznas (Bazis) DKI Jakarta juga menjalankan Program Pemutihan Ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Pada tahap pertama tahun 2026, program tersebut telah membantu 2.026 peserta didik menyelesaikan persoalan administrasi pendidikan.

"Di Jakarta ternyata masih banyak warga kurang mampu yang ijazahnya tertahan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas (Bazis) menjalankan Program Pemutihan Ijazah. Kami mengambil alih penyelesaian seluruh persoalan administrasi dan kewajiban keuangannya," jelasnya.

Baca Juga: Tarif LRT Jakarta Akan Dikaji Ulang, Pramono Pastikan Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Tak hanya itu, Pramono juga mengungkapkan bahwa cakupan penerima manfaat KJMU kini diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3).

Mulai tahun 2027, Pemprov DKI Jakarta juga akan meluncurkan LPDP Jakarta, program beasiswa yang dikelola secara mandiri dengan skema serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Pada tahap awal, sekitar 50 hingga 75 mahasiswa akan diberangkatkan untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Program tersebut diprioritaskan bagi warga ber-KTP Jakarta yang telah diterima di perguruan tinggi bereputasi dunia, terutama dari keluarga kurang mampu agar bantuan tepat sasaran.

Pramono menilai peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting agar Jakarta mampu mempertahankan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Saat ini, Jakarta menyumbang 16,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,59 persen. Karena itu, pembangunan sektor pendidikan harus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia berharap Gedung SMA Labschool Ciracas dapat dimanfaatkan secara maksimal, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan bagi para siswa.

Pramono lantas memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar terus belajar, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berintegritas dan mampu bersaing di tingkat internasional.

x|close