Ntvnews.id, Jakarta - Sudaryono menyatakan siap mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Sebelum pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026 tiba sekitar pukul 14.31 WIB. Sudaryono mengungkapkan bahwa dirinya baru menerima informasi mengenai penunjukan tersebut pada malam sebelumnya.
"Setelah Bu Nani mengundurkan diri karena alasan kesehatan, kemudian saya sudah dihubungi oleh Mensesneg ya, bahwa ada kemungkinan gitu tadi malam saya akan ditunjuk menggantikan Bu Nani," ujarnya.
Ia mengatakan kepastian pelantikannya diperoleh pada Rabu pagi setelah dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kemudian pagi tadi saya ditelepon Pak Seskab, Pak Teddy, dan mengonfirmasi bahwa hari ini saya akan dilantik secara resmi untuk menggantikan Bu Nani, sekali lagi yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Dan kita doakan Bu Nani lekas berobat, lekas sehat, lekas pulih, bergas waras, enak gitu ya," jelasnya.
"Dan hari ini saya memenuhi kewajiban itu untuk kemudian mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," tambahnya.
Baca Juga: Sudaryono Siap Pimpin BGN, Berkomitmen Jalankan Program MBG Secara Maksimal
Menanggapi pertanyaan mengenai koordinasi dengan Nanik S Deyang setelah pergantian kepemimpinan, Sudaryono menegaskan pengalaman pendahulunya tetap akan menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan program MBG.
"Ya, saya kira kan Bu Nani apa pun kan punya pengalaman, sebagai wakil ketua, sebagai wakil kepala, dan juga kepala. Begitu, saya kira masukan pasti kita dengarkan. Termasuk juga kita mendengarkan dari semua pihak, tentu saja ya." jelasnya.
Ia juga mengakui masih terdapat berbagai persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang harus dibenahi.
"Kita tidak menafikan bahwa memang ada persoalan, bahkan ada pelanggaran, kita juga tahu itu dan kita menyesalkan itu. Sehingga kita ingin mendengarkan masukan ya, yang konsruktif tentu saja dari berbagai pihak, termasuk salah satunya adalah dari Bu Nani," paparnya.
Sudaryono menegaskan langkah pertama yang akan dilakukan ialah mendengar hasil asesmen internal dari seluruh jajaran BGN agar pembenahan dilakukan secara kolektif.
"Dan tentu saja yang paling harus saya dengar duluan adalah asesmen internal seperti apa. Ada dua wakil saya, rencananya nanti ada Bu Arum dan Pak Tri Anggono, beserta seluruh jajaran tentu saja. Ini kan kerja tim ya, bukan berarti saya sendiri yang harus beresin semua. Ini kan kerja tim, tidak ada Superman, tapi yang ada adalah Superteam, gitu," pungkasnya.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (NTVnews)