A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pejalan Kaki Tewas Tertemper Kereta Api Pangrango 223A - Ntvnews.id

Pejalan Kaki Tewas Tertemper Kereta Api Pangrango 223A

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 06:14
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi- Rel kereta yang ada di jalur kereta api yang melewati Kota Bandarlampung. Ilustrasi- Rel kereta yang ada di jalur kereta api yang melewati Kota Bandarlampung. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Identitas pejalan kaki yang tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Pangrango 223A relasi Sukabumi–Bogor di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/8/2026), hingga kini masih belum diketahui. Dari hasil pemeriksaan petugas, korban diketahui berjenis kelamin perempuan.

Kapolsek Parungkuda AKP Erman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di jalur rel kereta api kawasan Pondok Bambu Kuring, Desa Sundawenang, sekitar pukul 04.30 WIB.

Menurutnya, kecelakaan bermula saat perempuan tanpa identitas tersebut berjalan di area rel kereta api. Pada saat yang bersamaan, KA Pangrango 223A melintas dari arah Sukabumi menuju Bogor.

“Dikarenakan jarak sudah dekat maka seorang perempuan pejalan kaki tersebut tertabrak KA Pangrango 223A jalur Sukabumi-Bogor,” ujar Erman saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com Selasa sore

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami patah tulang pada kedua kaki, luka di bagian perut, serta luka serius di kepala.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sukabumiupdatecom (@sukabumiupdatecom)

x|close