111 Orang Tewas dan 1.600 Bangunan Rusak Usai Gempa Guncang Kolombia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Agu 2026, 08:34
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Gempa bumi. Ilustrasi Gempa bumi. (Pixabay)

Ntvnews.id, Bogota - Sedikitnya 111 orang dilaporkan meninggal dunia setelah gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyebut sedikitnya 87 orang mengalami luka-luka, sementara sekitar 1.600 bangunan mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, setidaknya 61 bangunan dilaporkan hancur dan runtuh sepenuhnya.

Pemerintah Kolombia telah menetapkan status keadaan darurat untuk mempercepat penyaluran dana pemulihan pascabencana. Presiden juga dijadwalkan mendatangi langsung sejumlah wilayah yang terdampak gempa.

"Kami tidak akan meninggalkan orang-orang sendirian. Mereka ada di hati kami dan kami akan merawat mereka dengan tekad penuh," katanya, seperti dikutip dari AP, Selasa, 11 Agustus 2026.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan pusat gempa berada sekitar 5 kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar, Kolombia. Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 12.34 UTC.

Badan Geologi Kolombia menyebut gempa yang terjadi pada Senin tersebut sebagai gempa terkuat yang pernah tercatat di negara itu "pada abad ke-21". Setelah gempa utama, tercatat sebanyak 21 gempa susulan dengan kekuatan yang lebih rendah.

Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan. Sejumlah warga dilaporkan belum ditemukan atau kemungkinan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang roboh. Tim penyelamat pun terus menyisir puing-puing untuk menemukan korban.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Barat Laut Jepara

"Bangunan kami pada dasarnya hancur lebur, dan bangunan di sebelah kami? Benar-benar runtuh," kata Álvaro López, warga setempat yang menyaksikan proses pencarian korban.

Gempa tersebut memberikan dampak cukup luas, terutama di sejumlah kota seperti Cali, Pereira, Quibdo, dan Manizales. Getaran gempa bahkan terasa hingga wilayah negara tetangga, yakni Ekuador dan Panama.

Wilayah Pasifik Kolombia yang berada dekat dengan pusat gempa termasuk kawasan Cincin Api Pasifik. Kawasan tersebut merupakan jalur patahan seismik yang mengelilingi Samudra Pasifik dan menjadi lokasi terjadinya sebagian besar aktivitas gempa bumi di dunia.

Daerah yang terdampak, khususnya Choco, merupakan salah satu kawasan dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Kolombia. Wilayah tersebut juga berada di tengah kawasan hutan yang lebat.

Sebagian besar wilayah Choco hanya dapat diakses menggunakan transportasi laut atau udara. Kondisi geografis tersebut berpotensi menyulitkan pemerintah dan tim penyelamat dalam melakukan pendataan korban serta menilai cakupan kerusakan secara menyeluruh.

ilustrasi gempa <b>(INFO BEKASI)</b> ilustrasi gempa (INFO BEKASI)

Wali Kota Manizales Jorge Eduardo Rojas mengimbau masyarakat untuk sementara tetap berada di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Otoritas setempat juga menyampaikan bahwa aktivitas penerbangan di sejumlah bandara dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan. Bandara yang terdampak antara lain Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, Buenaventura, dan Pereira.

Dukungan internasional mulai berdatangan setelah bencana tersebut. Pada Senin malam, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan bantuan senilai US$15,5 juta atau sekitar Rp275 miliar.

Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tempat penampungan sementara, makanan, serta berbagai bentuk bantuan lain dalam penanganan dampak gempa. Sejumlah pemerintah di Amerika Latin juga menyatakan kesiapannya memberikan bantuan kepada Kolombia.

Baca Juga: Gempa Guncang Cianjur

Presiden El Salvador Nayib Bukele dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum turut menyampaikan kesediaan untuk membantu proses penanganan bencana.

"Dari El Salvador, kami sedang berkomunikasi dan siap memberikan dukungan segera dengan tim penyelamat, tenaga medis, paramedis, perbekalan, atau bantuan lain apa pun yang dianggap perlu oleh saudara-saudara kami di Kolombia," kata Bukele.

Sementara itu, Presiden Chile José Antonio Kast mengatakan negaranya memahami dampak bencana gempa karena Chile merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa tertinggi di kawasan tersebut.

"mengetahui penderitaan dan tantangan yang ditimbulkan oleh gempa bumi" menjadi alasan Chile berkomitmen memberikan bantuan kepada Kolombia dalam menghadapi bencana tersebut.

TERKINI

Suriah Ambil Alih Pengelolaan Pangkalan Militer Rusia

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:27 WIB

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close