Ntvnews.id, Jakarta -Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8), meninggalkan jejak kerusakan hebat di berbagai wilayah. Bencana ini melumpuhkan fasilitas umum, merusak infrastruktur vital, dan berdampak pada ribuan warga. Berdasarkan data resmi pemerintah, sedikitnya 126 orang meninggal dunia dan 1.495 orang mengalami luka-luka.
Dampak guncangan terasa amat meluas. Hampir 5.000 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, 387 rumah hancur, dan 61 bangunan rata dengan tanah. Selain permukiman, sektor pendidikan dan kegiatan sosial warga ikut terhenti setelah lebih dari 550 lembaga pendidikan serta sedikitnya 350 pusat komunitas turut terdampak.
Akses mobilitas dan layanan dasar masyarakat pun terganggu secara signifikan. Sebanyak 53 ruas jalan di berbagai wilayah Kolombia mengalami kerusakan. Di sejumlah kota, warga harus menghadapi terputusnya pasokan listrik, krisis air bersih, gangguan jaringan komunikasi, hingga terbatasnya akses ke layanan kesehatan.
Sektor kesehatan menjadi salah satu area yang paling terpukul. Kerusakan terdeteksi pada 24 fasilitas kesehatan yang tersebar di enam wilayah administratif. Departemen Valle del Cauca, khususnya Kota Cali, menjadi lokasi dengan dampak infrastruktur medis terparah.
Di Hospital Universitario del Valle, sebagian menara gedung yang menampung unit pelayanan kardiologi dan pediatri runtuh. Sementara itu, krisis keselamatan memaksa Clinica Nuestra melakukan evakuasi total terhadap seluruh penghuninya. Kondisi semakin rumit akibat terganggunya sistem penyediaan air yang memicu kendala operasional tambahan bagi rumah sakit di kawasan tersebut.
Kendati skala dampak bencana terus membengkak, Pemerintah Kolombia hingga kini belum melayangkan permintaan resmi untuk bantuan internasional. Kepastian tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Jens Laerke, serta Juru Bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tarik Jasarevic, saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Jenewa pada Selasa (11/8).
Baca juga:188 Warga Dilaporkan Hilang Usai Gempa Kolombia
(Sumber:Antara)
Ilustrasi - Reruntuhan gedung akibat gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026). (Antara)