Menlu China Wang Yi Akan Kunjungi Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 13:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Menteri Luar Negeri China Wang Yi dijadwalkan berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri sejumlah pertemuan strategis bersama Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam mekanisme Dialog 2+2.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan Wang Yi akan memimpin pertemuan strategis antara China dan Indonesia selama berada di Tanah Air.

"Selama berada di Indonesia, Wang Yi akan memimpin Konferensi Pertama Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif China–Indonesia, serta bersama Menteri Pertahanan Dong Jun menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Kedua Dialog Bersama Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan China–Indonesia," kata Lin Jian seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dialog Strategis Komprehensif (CSD) RI-China dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, sementara kunjungan Wang Yi ke Indonesia direncanakan berlangsung hingga Sabtu, 22 Agustus 2026.

Mekanisme CSD merupakan forum bilateral baru yang melibatkan menteri luar negeri kedua negara. Pembentukannya disepakati dalam kunjungan kerja Menteri Luar Negeri RI ke Beijing, China, pada April 2025.

Baca Juga: Menlu China Bertemu Menlu Indonesia Sugiono

Forum tersebut dibentuk untuk mengevaluasi capaian kerja sama yang telah berjalan sekaligus menentukan sejumlah prioritas strategis untuk pengembangan hubungan kedua negara.

Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Kementerian Luar Negeri RI juga akan menjadi tuan rumah Pertemuan Kedua Mekanisme Dialog 2+2 yang mempertemukan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia serta China.

Pertemuan tersebut akan membahas berbagai upaya untuk memperkuat kerja sama di bidang politik, pertahanan, dan keamanan, baik dalam hubungan bilateral maupun pada tingkat regional dan global.

Kedua forum tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia dan China memperkuat hubungan kemitraan strategis komprehensif yang telah terjalin.

Dalam Pertemuan 2+2 pertama yang berlangsung pada Senin, 21 April 2025, di Beijing, China dan Indonesia menyepakati perluasan dialog di bidang keamanan. Kedua negara juga sepakat membangun hubungan keamanan yang komprehensif dan berkelanjutan melalui lima pilar, yakni ekonomi, hubungan antarmasyarakat, maritim, politik, dan keamanan.

Pada pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Luar Negeri Wang Yi turut menandatangani Nota Kesepahaman mengenai pembentukan Comprehensive Strategic Dialogue (CSD).

Indonesia dan China juga menyepakati peningkatan kerja sama penegakan hukum. Kerja sama tersebut mencakup bantuan hukum timbal balik, pertukaran intelijen, serta koordinasi operasi untuk menangani kejahatan transnasional, kejahatan siber, dan ekstremisme.

Baca Juga: Soal Kabar Kematian Satu WNI dalam Serangan Drone di Yaman, Ini Kata Kemenlu

Dalam rangka membangun strategic trust, kedua negara turut menyepakati pembentukan mekanisme konsultasi bilateral baru yang membahas isu perlucutan senjata, non-proliferasi, serta pengendalian senjata.

Sementara di bidang maritim, Indonesia dan China sepakat memperkuat kerja sama, termasuk meningkatkan koordinasi antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan China Coast Guard.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close