BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Hujan pada Rabu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Sep 2026, 11:32
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Awan gelap disertai hujan menyelimuti wilayah udara ibu kota Banda Aceh Ilustrasi - Awan gelap disertai hujan menyelimuti wilayah udara ibu kota Banda Aceh (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah Indonesia berpeluang mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Rabu, 23 September 2026. Meski demikian, kondisi cuaca kering masih diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG Adelia Febby dalam siaran yang dipantau dari Jakarta, Rabu, menjelaskan adanya sirkulasi siklonik atau pusaran angin di Samudera Pasifik sebelah utara Papua serta di pesisir selatan Vietnam.

Fenomena tersebut menyebabkan terjadinya pertemuan dan perlambatan angin di beberapa kawasan, meliputi Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Filipina, serta perairan Maluku Utara dan Papua.

“Kondisi itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya,” kata Adelia.

Untuk kawasan Indonesia bagian barat, BMKG memperkirakan hujan petir berpeluang terjadi di Pontianak dan Tanjung Selor. Sementara itu, Medan diprakirakan mengalami hujan sedang, sedangkan hujan ringan berpotensi turun di Padang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Serang, dan Bandung.

Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Nabire. Adapun Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya diprakirakan mengalami hujan ringan.

Baca Juga: BMKG: Sejumlah Wilayah Jateng Mulai Masuk Fase Transisi Musim

BMKG tetap mengingatkan masyarakat mengenai kemungkinan hujan lebat yang dapat terjadi secara lokal meskipun cuaca kering masih menjadi kondisi yang dominan secara umum.

Selain hujan, kondisi udara kabur juga diprakirakan terjadi di sejumlah daerah. Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut mencakup sebagian besar Sumatera bagian tengah hingga selatan serta Kalimantan bagian selatan, tengah, dan timur. Sorong dan Manokwari juga berpotensi mengalami kondisi serupa.

Bagi masyarakat yang menggunakan transportasi udara, BMKG mengingatkan adanya potensi awan hujan atau cumulonimbus di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Laut Natuna Utara, Kalimantan, Sulawesi, bagian utara Selat Makassar, Papua, serta Samudera Pasifik sebelah utara Papua.

Pengguna transportasi udara diminta memperhatikan informasi cuaca terkini dari bandara maupun maskapai penerbangan sebelum melakukan perjalanan.

Sementara di sektor maritim, BMKG mencatat angin di wilayah Indonesia secara umum bergerak dengan kecepatan 5 hingga 25 knot.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi muncul di sejumlah perairan Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Baca Juga: BMKG: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi pada November - Desember 2026.

Adapun gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpeluang terjadi di Samudera Hindia bagian barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung serta Samudera Hindia bagian selatan Banten hingga Jawa Timur.

Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas maupun perjalanan dengan kondisi cuaca dan terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG.

(Sumber: Antara)

x|close