Prabowo akan Gelar Ratas Bahas Pendidikan Negeri Gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Sep 2026, 14:07
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
April
Editor
Bagikan
Arsip - Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat Arsip - Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York, Amerika Serikat (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto diagendakan menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. Rapat digelar untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri gratis mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat tersebut secara khusus membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh pemerintah agar akses pendidikan negeri gratis dapat diwujudkan pada seluruh jenjang pendidikan.

“Iya, siang ini Pak Presiden akan mengadakan rapat terbatas, membahas bagaimana caranya pendidikan negeri dapat gratis, dari SD sampai perguruan tinggi negeri,” ujar Seskab Teddy.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Presiden Prabowo untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak Indonesia. Sebelumnya, Presiden telah menyampaikan bahwa pendidikan negeri mulai dari SD hingga perguruan tinggi harus dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Presiden saat berpidato di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.

Baca Juga: Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Pemerintah juga telah menyampaikan sejumlah langkah yang menjadi bagian dari agenda tersebut, antara lain upaya menggratiskan pendidikan negeri, memperbaiki sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak, serta meningkatkan kesejahteraan dan gaji guru.

Melalui rapat terbatas hari ini, Presiden ingin memastikan komitmen tersebut diterjemahkan ke dalam langkah kebijakan yang terukur dan dapat dilaksanakan, sehingga semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

x|close