Expo Haji-Umrah di Madiun Catat Perputaran Uang Rp5,7 Miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Sep 2026, 10:15
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, Bank Jatim, serta masyarakat mengikuti Sa'i Walk and Run di kawasan PSC yang menjadi agenda penutup dalam rangkaian Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, Bank Jatim, serta masyarakat mengikuti Sa'i Walk and Run di kawasan PSC yang menjadi agenda penutup dalam rangkaian (Antara)

Ntvnews.id, Madiun - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan transaksi yang tercatat selama pelaksanaan Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah di Kota Madiun, Jawa Timur, mencapai Rp5,7 miliar.

Nilai tersebut merupakan transaksi yang berlangsung selama tiga hari penyelenggaraan expo, yakni Jumat, 25 September 2026 hingga Minggu, 27 September 2026.

" Laporan dari panitia bahwa transaksi di dalam sini sekitar Rp5,7 miliar. Sementara yang di luar belum kita hitung, termasuk hotel, kemudian oleh-oleh sekitar sini, dan lain-lainnya," ujar pria yang biasa disapa Gus Irfan seusai mengikuti kegiatan Sa'i Walk and Run sekaligus menutup Expo Haji dan Umrah di Stadion Wilis Kota Madiun, Minggu, 27 September 2026.

Menurut Gus Irfan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan dampak ekonomi kepada para tenant yang berpartisipasi dalam pameran. Perputaran ekonomi juga dirasakan oleh berbagai sektor lain, seperti perhotelan, UMKM, perdagangan, kuliner, hingga usaha oleh-oleh di sekitar Kota Madiun.

Baca Juga: Bahagianya Dua Bocah Diberangkatkan Umrah oleh Kapolri

Ia menjelaskan, angka Rp5,7 miliar yang dilaporkan panitia baru mencakup transaksi di dalam area expo. Sementara itu, aktivitas ekonomi yang berlangsung di luar lokasi acara belum masuk dalam perhitungan tersebut.

Potensi pertumbuhan ekonomi juga terlihat dari kegiatan bisnis yang berlangsung selama expo, salah satunya melalui agenda business matching yang mempertemukan pelaku usaha dari Indonesia dengan mitra dari Arab Saudi.

Baca Juga: BPKH Raih Prominent Awards 2026, Perkuat Pengelolaan Dana Haji

Dalam kegiatan tersebut, tercapai nota kesepahaman (MoU) antara sejumlah eksportir Indonesia dan importir Arab Saudi untuk pengiriman produk Indonesia dengan nilai sekitar Rp5 miliar.

Gus Irfan mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah awal untuk meningkatkan manfaat ekonomi yang berasal dari sektor haji dan umrah agar dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Ini memang bukan angka yang cukup besar, tapi ini adalah awal. Awal dari upaya kita untuk menjalankan amanat Bapak Presiden. Beliau ingin sektor haji dan umrah perputaran uangnya sebagian bisa kembali ke masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas keterlibatan pelaku usaha dalam ekosistem haji dan umrah.

Pemerintah juga berencana menyelenggarakan kegiatan serupa di sejumlah daerah lain, termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, dan wilayah lainnya.

Selain agenda ekonomi, rangkaian expo tersebut turut menjadi bagian dari kick-off manasik haji 2027. Gus Irfan meminta calon jemaah menggunakan masa persiapan untuk mempelajari tata cara ibadah haji sekaligus menjaga kondisi fisik.

Baca Juga: Kemenhaj Upayakan Penurunan Biaya Penerbangan untuk Tekan BPIH

Menurutnya, calon jemaah masih mempunyai waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan untuk mempersiapkan kesehatan sebelum menjalankan ibadah haji.

"Saya minta jemaah juga untuk mempersiapkan kesehatan fisiknya karena ibadah haji memerlukan fisik yang prima," jelasnya.

Mengenai biaya penyelenggaraan ibadah haji, Gus Irfan mengatakan pemerintah masih membahas persoalan tersebut bersama DPR RI. Dalam pembahasannya, terdapat berbagai komponen yang perlu dipertimbangkan, termasuk perubahan kebijakan di Arab Saudi, situasi geopolitik, serta kenaikan biaya penerbangan dan vendor di Arab Saudi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Sa'i Walk and Run yang diikuti Gus Irfan bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, Bank Jatim, serta masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi agenda penutup kick-off manasik haji 2027 sekaligus Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah yang digelar di Stadion Wilis Kota Madiun pada Jumat, 25 September 2026 hingga Minggu, 27 September 2026.

Peserta Sa'i Walk and Run memulai perjalanan dari Masjid Agung Baitul Hakim Alun-Alun Madiun, kemudian melewati kawasan Pahlawan Street Center, sebelum mencapai garis akhir di Stadion Wilis.

Ribuan warga turut menunjukkan antusiasme dengan mengikuti kegiatan tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close