Ntvnews.id, Jakarta - Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-16 pada Senin (28/9). Basarnas mengerahkan dua unit helikopter, kapal laut utama, serta tim penyelam gabungan guna mengoptimalkan penyisiran terhadap puluhan korban yang masih belum ditemukan di perairan Laut Jawa.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menegaskan bahwa seluruh unsur SAR dikerahkan secara maksimal untuk menyapu wilayah pencarian, baik melalui jalur laut maupun udara.
"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mencari korban yang masih dinyatakan hilang," ujar Syafii dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (28/9).
Berdasarkan laporan dari Posko Utama SAR Gabungan di Banjarmasin, kapal negara KN SAR Kamajaya telah diberangkatkan menuju titik pencarian sejak pukul 08.33 WITA. Pergerakan tersebut kemudian disusul oleh penerjunan dua tim penyelam gabungan pada pukul 09.27 WITA. Dalam operasi bawah air tersebut, tim berhasil menemukan satu jenazah di bawah permukaan air yang langsung dievakuasi ke atas KRI Gusti Ngurah Rai.
Selain operasi laut, Syafii menyampaikan bahwa Basarnas turut mengoperasikan Helikopter HR-3604 untuk misi evakuasi udara. Helikopter tersebut dikerahkan guna membawa dua korban yang ditemukan di kawasan pesisir Kabupaten Sukamara menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Hingga pukul 10.00 WITA, data dari Posko Utama SAR Gabungan mencatat bahwa dari total 243 orang yang terdaftar dalam manifes penumpang dan awak kapal, sebanyak 175 jiwa telah berhasil ditemukan. Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 67 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara sisa korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif.
"Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur," pungkas Syafii.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi: Helikopter Basarnas membawa tiga korban Kapal Virgo Transport 8 tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (25/9/2026). (Antara)