Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertolak ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin, untuk meninjau langsung penanganan korban dugaan keracunan makanan di Kecamatan Bawang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan bagi para korban berjalan optimal, keluarga memperoleh kepastian, serta proses investigasi terhadap kejadian tersebut segera diselesaikan.
"Hari ini saya langsung datang untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat," ujar Wapres dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin.
Dalam kunjungannya, Gibran menempatkan kondisi kesehatan korban sebagai perhatian utama. Pasien yang masih menjalani perawatan diminta tetap mendapatkan pelayanan medis sampai dinyatakan pulih.
Sementara bagi korban yang sebelumnya telah diperbolehkan kembali ke rumah namun kembali merasakan keluhan, akses terhadap pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan juga harus tetap tersedia.
Selain aspek kesehatan, pemerintah memastikan persoalan pembiayaan pengobatan tidak menjadi beban bagi keluarga korban.
Baca Juga: Wapres Gibran Temui Pengungsi Banjir Bandang di Solok
Karena itu, mekanisme penanggungannya perlu dipastikan berjalan di setiap fasilitas kesehatan yang menangani pasien.
Di sisi lain, penyebab kejadian dugaan keracunan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan. Wapres meminta proses investigasi dipercepat dan hasilnya disampaikan secara terbuka agar dapat menjadi bahan evaluasi.
"Penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan, tapi investigasi harus segera dituntaskan dan penyampaian hasil investigasi harus secara transparan, sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama," kata Wapres.
Gibran juga meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang berkaitan dengan penyediaan makanan.
Menurutnya, aspek keamanan pangan perlu menjadi perhatian sejak proses pengolahan hingga makanan diterima oleh masyarakat.
Evaluasi tersebut meliputi penerapan standar higiene, waktu pengolahan makanan, proses penyimpanan dan distribusi, serta pengawasan secara langsung di lapangan.
Baca Juga: Apresiasi Wapres Gibran, Aktivis Dorong Langkah Konkret untuk Habitat Satwa
"Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, standar keamanan pangan harus dipastikan, dan setiap temuan harus segera diperbaiki. Kita ingin program prioritas Presiden ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dengan keamanan dan kualitas makanan sebagai prioritas," jelas Wapres.
Hasil pemeriksaan dan evaluasi nantinya diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki pelaksanaan program sekaligus memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan.
Dengan langkah tersebut, pemerintah ingin memastikan program prioritas Presiden tetap memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan aspek keamanan dan kualitas makanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
(Sumber: ANTARA)
Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) ketika mengunjungi lokasi posko pengungsian di di Stadion Gelora Samador, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026) (Antara)