Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak membantah isu yang mengaitkan anaknya dengan dugaan perundungan atau bullying di sekolah. Dahnil meminta persoalan tersebut dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah agar informasi yang beredar dapat dijelaskan secara terang.
Isu tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial Threads menyinggung dugaan perundungan di Insan Cendekia Madani (ICM). Dalam unggahan itu, salah satu pihak yang disebut sebagai pelaku dinarasikan sebagai anak seorang wakil menteri berinisial DAS.
Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 28 September 2026, Dahnil tidak memberikan penjelasan panjang mengenai isu tersebut. Dia justru meminta awak media menanyakan langsung kepada pihak sekolah.
"Tanya ke ICM, tanya ke sekolahnya. Kan sekarang hoax banyak sekali," kata Dahnil saat ditanya wartawan mengenai kabar tersebut.
Dahnil kembali membantah narasi yang menghubungkan dirinya dan anaknya dengan dugaan perundungan tersebut. Dia menilai pihak sekolah lebih tepat memberikan penjelasan mengenai kejadian yang sebenarnya.
"Hoax. Banyak sekali yang... tanya ke pihak sekolahnya," ujar Dahnil.
Baca Juga: Temui Prabowo, Gus Irfan Ungkap Skema BPIH Disiapkan 52:48
Sebelumnya, sebuah unggahan di Threads mengaku dibuat oleh orang tua korban dan menyebut adanya dugaan perundungan di lingkungan ICM. Namun, unggahan tersebut tidak mengungkap identitas korban maupun secara jelas menyebut identitas anak yang dituding sebagai pelaku.
Anak Dahnil kemudian dikaitkan dengan narasi tersebut melalui inisial DAS. Kendati demikian, informasi tersebut masih berupa klaim yang beredar di media sosial dan telah dibantah oleh Dahnil.
Pihak sekolah menjadi salah satu pihak yang diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai duduk perkara dugaan perundungan tersebut, termasuk kronologi maupun langkah penanganan yang dilakukan apabila memang terdapat kejadian sebagaimana yang dinarasikan di media sosial.
Dahnil sendiri tidak mengungkap lebih jauh mengenai kondisi anaknya ataupun detail tuduhan yang beredar. Dia memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak sekolah.
Isu tersebut menjadi perhatian setelah narasinya mengaitkan dugaan perundungan di lingkungan sekolah dengan keluarga pejabat pemerintah. Namun, hingga saat ini belum terdapat penjelasan lebih lanjut dari pihak sekolah dalam materi yang beredar mengenai kronologi maupun pihak-pihak yang disebut terlibat.
Dahnil pun memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut saat ditemui awak media. Dia kembali meminta agar informasi mengenai dugaan perundungan itu dikonfirmasi kepada pihak sekolah.
Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Simanjuntak (NTVnews)