Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) meminta doa dari masyarakat mengenai namanya yang masuk sebagai kandidat direktur jenderal (dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk periode 2027–2032. Budi Gunadi menyatakan, kandidasi dirinya sebagai dirjen WHO merupakan penugasan dari Presiden Prabowo Subianto.
"Ya, doakan saja. Ini kan sudah ditugaskan oleh Bapak (Presiden)," kata Budi Gunadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 28 September 2026.
BGS belum dapat berbicara banyak mengenai peluangnya menjadi dirjen WHO. Termasuk saat disinggung mengenai kemungkinan dirinya mengundurkan diri jika terpilih.
Baca Juga: Wamenhaj Dahnil Bantah Anaknya Terlibat Bullying di Sekolah
Menkes menyatakan, proses pemilihan dirjen WHO masih panjang. Pemilihannya baru akan berlangsung pada Mei 2027.
Nanti Januari kan ada, diturunin jadi tiga (kandidat), kemudian di bulan Mei, pemilihannya baru di bulan Mei 2027," katanya.
Diberitakan, Pemerintah Indonesia atas dukungan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Budi Gunadi sebagai prospective candidate dalam proses pemilihan pimpinan tertinggi WHO.
Proses pengajuan proposal kandidat dirjen WHO oleh negara-negara anggota ditutup pada Kamis, 24 September 2026. Budi Gunadi akan bersaing dengan tiga kandidat lainnya, yakni Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar, Hanan Balkhy dari Arab Saudi, dan Hans Henri P Kluge dari Belgia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (NTVnews)