Istri Korban Kapal Virgo Lega Suami Teridentifikasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Sep 2026, 07:05
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Yuliani Intan Sari, istri salah satu korban meninggal Kapal Virgo Transport 8 mengaku lega sang suami Sugianto (41) akhirnya teridentifikasi oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan.

"Alhamdulillah lega, kami sudah ikhlas atas takdir Allah SWT," katanya ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa.

Sugianto termasuk satu dari 16 korban meninggal yang teridentifikasi pada Senin malam (28/9).

Jasad korban diketahui identitasnya dari sekunder ciri medis dan properti setelah tim DVI melakukan pencocokan dengan data ante mortem yang diserahkan keluarga.

"Jenazah nomor PM 036 identik dengan AM 106 atas nama Sugianto, laki-laki, 41 tahun asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan," ucap Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan ketika mengumumkan daftar korban yang teridentifikasi.

 

Atas kabar itu, Yuliani sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang dalam proses evakuasi hingga identifikasi.

Diakui dia, setelah mendapatkan kabar peristiwa Kapal Virgo yang ditumpangi suami tenggelam di laut Jawa dirinya hanya bisa berdoa untuk keselamatan sang suami.

"Semoga ada mukjizat suami bisa selamat," ungkapnya.

Sugianto merupakan sopir perusahaan ekspedisi Lintas Jawa Group yang membawa truk pengangkutan barang.

Menurut sang istri, almarhum terbilang baru bekerja di Lintas Jawa Group dan sebelumnya bekerja di perusahaan lain dengan pekerjaan serupa sebagai sopir truk.

Kini dia berjuang hidup untuk membesarkan anak semata wayangnya, MR (7) yang hingga kini masih tidak mengerti jika sang ayah sudah tiada.

Saat ini Basarnas bersama tim SAR gabungan terus berjuang mencari 64 korban yang masih belum ditemukan.

Dari 243 penumpang dan kru Kapal Virgo, 179 orang telah dievakuasi terdiri dari 108 orang selamat dan 71 meninggal dunia.

Mereka yang ditemukan meninggal kemudian dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Kalsel dibantu Pusdokkes Polri untuk mengetahui identitas korban yang kondisi jasadnya sudah sulit dikenali.

 Kronologi Musibah Kapal Virgo

Ilustrasi: Helikopter Basarnas membawa tiga korban Kapal Virgo Transport 8 tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (25/9/2026). <b>(Antara)</b> Ilustrasi: Helikopter Basarnas membawa tiga korban Kapal Virgo Transport 8 tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Jumat (25/9/2026). (Antara)

 

Kronologi KMP Virgo Transport 8

1. Berangkat dari Surabaya

12 September 2026, KMP Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapal tercatat membawa 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal, serta mengangkut kendaraan.

2. Menghadapi cuaca buruk

Memasuki perjalanan di Laut Jawa, kapal menghadapi kondisi cuaca buruk berupa gelombang kuat dan angin kencang.

Menurut laporan Basarnas kepada Presiden pada 16 September, sekitar pukul 01.00 WITA, 13 September, kondisi cuaca mulai memburuk. Sekitar satu jam kemudian, kapal dilaporkan mengalami kemiringan berat.

3. Kapal kehilangan komunikasi

Sekitar pukul 02.00 WITA, komunikasi dengan KMP Virgo Transport 8 terputus.

Posisi terakhir kapal berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Basarnas kemudian menentukan titik tersebut sebagai lokasi awal pencarian.

Baca Juga:  Soal Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo, Menhub Serahkan Sepenuhnya kepada KNKT

ANTARA

x|close