Kebocoran Gas di Pasar Rebo Jaktim: 24 Warga Jalani Pemeriksaan Medis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Sep 2026, 13:47
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Polisi melakukan pemeriksaan usai pilihan warga terdampak kebocoran gas dari salah satu PT di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026) Polisi melakukan pemeriksaan usai pilihan warga terdampak kebocoran gas dari salah satu PT di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 24 warga menjalani pemeriksaan medis setelah diduga terdampak kebocoran gas di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (28/9). Puluhan warga itu mengalami sesak napas akibat menghirup gas yang diduga berasal dari salah satu perusahaan di kawasan tersebut.

"Sebanyak 24 jiwa terdampak saat menghirup gas yang bocor di RT 001/004 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa (29/9).

Dari total korban tersebut, Made merinci bahwa satu orang dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda, tiga orang mendapat perawatan di Rumah Sakit Tugu Ibu, dan 20 warga lainnya diperiksa kesehatannya di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Warga yang mengalami keluhan sesak napas itu langsung mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

Kendati demikian, sebagian besar dari mereka tidak harus menjalani perawatan inap. "Sekira pukul 16.00 WIB warga sudah kembali ke rumah masing-masing," ucap Made, menambahkan bahwa warga yang telah melewati pemeriksaan sudah diperbolehkan pulang.
 

Insiden dugaan kebocoran gas ini bermula pada Senin (28/9) sekitar pukul 14.15 WIB. Seorang warga setempat bernama Hermanto mendengar suara ledakan dari arah area perusahaan. Awalnya, saksi mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang pecah, namun tidak lama berselang tercium aroma amoniak yang sangat menyengat hingga memicu kepanikan warga yang langsung berhamburan keluar rumah.

Made mengungkapkan, kebocoran tersebut diduga bersumber dari komponen kondensor chiller milik PT Indolakto. Saat ini, tim dari perusahaan yang bersangkutan telah diterjunkan untuk memperbaiki bagian yang rusak tersebut.

Menindaklanjuti kejadian ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan lengkap mengenai identitas seluruh warga yang sempat mendapatkan penanganan medis, serta terus mendalami peristiwa tersebut.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close